Elsa - Disney's Frozen 내 블로그 내 세상: PASAR ELEKTRONIK

POSTING TUGAS E-BUSINESS

Senin, 29 September 2014

PASAR ELEKTRONIK


                                          
                                                      PASAR ELEKTRONIK

                                                            


    1. Pengertian
   

   Pasar elektronik atau dalam bahasa inggris electronic commerce adalah kegiatan bisnis yang   dijalankan secara elektronik melalui suatu jaringan (biasanya internet) dan komputer atau kegiatan jual - beli barang atau jasa (atau mentransfer uang) melalui jalur komunikasi digital. E-Commerce juga adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.



·              2. Tujuan dari aplikasi E-Commerce adalah :               


  •      Orang yang ingin membeli barang atau transaksi lewat internet hanya membutuhkan akses internet dan interface-nya menggunakan web browser.
  • Menjadikan portal e-commerce / e-shop tidak sekedar portal belanja, tapi menjadi tempat berkumpulnya komunitas dengan membangun basis komunitas, membangun konsep pasar bukan sekedar tempat jual beli dan sebagai pusat informasi (release, product review, konsultasi, dll).
  •       Pengelolaan yang berorientasi pada pelayanan, kombinasi konsepsi pelayanan konvensional dan virtual seperti responsif (respon yang cepat dan ramah), Dinamis, Informatif dan komunikatif.
  •     Informasi yang up to date, komunikasi multi-arah yang dinami

  •     Model pembayaran : kartu kredit atau transfer.

    3.   Karakteristik E-Commerce. 

        Berbeda dengan transaksi perdagangan biasa, transaksi E-Commerce memiliki beberapa karakteristik yang khusus, yaitu :

         (1)   Transaksi tanpa batas. 
          Sebelum era internet, batas-batas geografi menjadi penghalang suatu perusahaan atau individu yang ingin go-international. Sehingga, hanya perusahaan atau individu dengan modal besar yang dapat memasarkan produknya ke luar negeri.Dewasa ini dengan internet pengusaha kecil dan menengah dapat memasarkan produknya secara internasional cukup dengan membuat situs web atau dengan memasang iklan di situs-situs internet tanpa batas waktu 24 jam, dan tentu saja pelanggan dari seluruh dunia dapat mengakses situs tersebut dan melakukan transaksi secara online.

        (2)   Transaksi anonym
         Para penjual dan pembeli dalam transaksi melalui internet tidak harus bertemu muka satu sama lainnya. Penjual tidak memerlukan nama dari pembeli sepanjang mengenai pembayarannya telah diotorisasi oleh penyedia sistem pembayaran yang ditentukan, yang biasanya dengan kartu kredit.

       (3)   Produk digital dan non digital
        Produk-produk digital seperti software komputer, musik dan produk lain yang bersifat digital dapat dipasarkan melalui internet dengan cara mendownload secara elektronik. Dalam perkembangannya obyek yang ditawarkan melalui internet juga meliputi barang-barang kebutuhan hidup lainnya.

      (4)   Produk barang tak berwujud
      Banyak perusahaan yang bergerak di bidang E-Commerce dengan menawarkan barang tak berwujud separti data, software dan ide-ide yang dijual melalui internet.
    4. Standar Teknologi E-Commerce
     
       E-Commerce juga menggunakan standar yang digunakan sendiri, umumnya digunakan dalam transaksi bisnis-ke-bisnis. Beberapa diantara yang sering digunakan adalah:

          (1). Electronic Data Interchange (EDI)
            Dibuat oleh pemerintah di awal tahun 70-an dan saat ini digunakan oleh lebih dari 1000 perusahaan Fortune di Amerika Serikat, EDI adalah sebuah standar struktur dokumen yang dirancang untuk memungkinkan organisasi besar untuk mengirimkan informasi melalui jaringan private. EDI saat ini juga digunakan dalam corporatewebsite.

         (2). Open Buying on the Internet (OBI)
         Adalah sebuah standar yang dibuat oleh Internet Purchasing Roundtable yang akan menjamin bahwa berbagai sistem E-Commerce dapat berbicara satu dengan lainnya.

        (3). Open Trading Protocol (OTP)
             OTP dimaksudkan untuk menstandarisasi berbagai aktifitas yang berkaitan dengan proses pembayaran, seperti perjanjian pembelian, resi untuk pembelian, dan pembayaran.

        (4). Open Profiling Standard (OPS)
               Sebuah standar yang di dukung oleh Microsoft dan Firefly. OPS memungkinkan  pengguna untuk membuat sebuah profil pribadi dari kesukaan masing-masing pengguna yang dapat dia share dengan merchant.

        (5). Secure Socket Layer (SSL)
          Protokol ini di disain untuk membangun sebuah saluran yang aman ke server. SSL menggunakan teknik enkripsi public key untuk memproteksi data yang di kirimkan melalui Internet.

       (6). Secure Electronic Transaction (SET)
           SET akan mengenkodekan nomor kartu kredit yang di simpan di server merchant. Standar ini di buat oleh Visa dan MasterCard, sehingga akan langsung di dukung oleh masyarakat perbankan. 

       (7). Truste
        Adalah sebuah partnership dari berbagai perusahaan yang mencoba membangun  kepercayaan public dalam E-Commerce dengan cara memberikan cap Good Housekeeping yang memberikan approve pada situs yang tidak melanggar kerahasiaan konsumen.

    ·  5.  Keuntungan Dan Kerugian E-Commerce

    1.     Keuntungan E-Commerce di antaranya:

         a.Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.  

                  b.Dapat meningkatkan market exposure.
               
                  c. Menurunkan biaya operasional (operating cost).

                  d. Melebarkan jangkauan (global reach).

                  e. Meningkatkan customer loyality.

                  f.  Meningkatkan supplier management. 
                  g. Memperpendek waktu produksi. 

                  h. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan).  

                 Jika dipandang dari pelaku-pelaku dalam E-Commerce, keuntungannya yaitu :

    a.Bagi Perusahaan,memperpendek jarak, perluasan pasar, perluasan jaringan mitra bisnis dan efisiensi,dengan kata lain mempercepat pelayanan ke pelanggan, dan pelayanan lebih responsif, serta mengurangi  biaya-biaya yang berhubungan dengan kertas,seperti  biaya pos  surat, pencetakan, report, dan sebagainya sehingga dapat meningkatkan pendapatan.

    b.Bagi Konsumen, efektif, aman secara fisik dan flexible

    c.Bagi Masyarakat Umum, mengurangi polusi dan pencemaran lingkungan, membuka peluang kerja baru, menguntungkan dunia akademis, meningkatkan kualitas  SDM  

    Selain itu dengan adanya teknologi internet, kelebihan nilai bisnis ini antara  lain:

    a. Menghasilkan pendapatan baru melalui penjualan online. 

    b. Memperkecil biaya melalui penjualan dan dukungan pelanggan secara online
           
             c. Menarik pelanggan baru melalui pemasaran dan iklan web dan penjualan secara web

    d. Membuat produk-produk baru agar segera bisa diakses melalui web

     2. Kerugian E-Commerce di antaranya:
      
     a.Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang ada.
      
     b.Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban. 

    c.Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam. 

    Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan   seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.
      
    e.Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut. 

    f.Meningkatkan indiidualisme, pada perdagangan elektronik seseorang dapat bertransaksi dan mendapatan barang/jasa yang diperlukan tanpa bertemu dengan siapapun. 

    gTerkadang Menimbulkan Kekecewaan, apa yang dilihat dilayar monitor komputer kadang berbeda dengan apa yang dilihat secara kasat mata.  
                                                                                                                               
        6. Model-Model E-Commerce di Indonesia
     

    1. Iklan Baris, merupakan salah satu bentuk E-Commerce yang tergolong sederhana, bisa dianggap sebagai evolusi dari iklan baris yang biasanya ditemui di koran-koran ke dalam dunia online. Penjual yang menggunakan social media atau forum untuk beriklan, biasanya tidak bisa langsung menyelesaikan transaksi pada website yang bersangkutan. Namun penjual dan pembeli harus berkomunikasi secara langsung untuk bertransaksi. Contoh iklan baris: OLX.co.id (sebelumnya Tokobagus), Berniaga, dan FJB-Kaskus.
    2. Retail, merupakan jenis E-Commerce yang dimana semua proses jual-beli dilakukan melalui sistem yang sudah diterapkan oleh situs retail yang bersangkutan. Oleh karena itu, kegiatan jual-beli di retail relatif aman, namun biasanya pilihan produk yang tersedia tidak terlalu banyak, atau hanya fokus ke satu-dua kategori produk. Contoh retail: Berrybenzka, Zalora, dan Lazada.
     3. Marketplace, bisa dianggap sebagai penyedia jasa mall online, namun yang  berjualan bukan penyedia website, melainkan anggota-anggota yang mendaftar untuk berjualan di website marketplace yang bersangkutan. Marketplace umumnya menyediakan lapisan keamanan tambahan untuk setiap transaksi yang terjadi, seperti sistem pembayaran escrow atau lebih umum dikenal sebagai rekening bersama. Jadi setiap terjadi transaksi di dalam sistem marketplace tersebut, pihak marketplace akan menjadi pihak ketiga yang menerima pembayaran dan menjaganya hingga produk sudah dikirimkan oleh penjual dan diterima oleh pembeli. Setelah proses pengiriman selesai, barulah uang pembayaran diteruskan ke pihak penjual. 

    7.Kunci Sukses Dalam E-Commerce 

    Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan E-Commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:
     
    1.Menyediakan harga kompetitif

    2.Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.

    3.Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.

    4.Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.

    5.Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.

    6.Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
    7.Mempermudah kegiatan perdagangan

    8. Masalah E-Commerce

    1. Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan. 
    2. Hukum yang kurang berkembang dalam bidang E-Commerce ini.

     



     



    sumber : KLIK DISINI
      

     

      



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar