Elsa - Disney's Frozen 내 블로그 내 세상: 2014

POSTING TUGAS E-BUSINESS

Senin, 22 Desember 2014

PEMBAYARAN ELEKTRONIK (ONLINE)

PEMBAYARAN ELEKTRONIK (ONLINE)



Bagi Anda yang suka berbelanja online, tentu sudah tidak asing lagi dengan step-step mudah ketika membeli produk atau jasa secara online. Anda tinggal memilih produk atau jasa yang anda inginkan secara cermat, kemudian Anda dapat menghubungi pihak penjual dan melakukan transaksi pembayaran. Selanjutnya, Anda tinggal duduk manis di rumah sambil menunggu produk atau jasa pesanan diantarkan sampai ke rumah. Konsep belanja online seperti ini selanjutnya yang dikenal dengan sebutan e-commerce.

Dan kini melakukan transaksi secara jual-beli atau e-commerce ternyata tak hanya mengandalkan fasilitas transfer dana yang disediakan oleh bank saja. Agar proses transaksi lebih aman, Anda dapat menggunakan metode pembayaran lainnya yang dikenal dengan sebutan e-payment.

APA ITU E-PAYMENT ???

E-payment adalah sistem pembayaran yang menggunakan fasilitas internet sebagai sarana perantara. Dalam sistem pembayaran elektronik, semua data pembayaran terdigitalisasi. Saat ini banyak start up yang memfasilitasi pihak penjual dan pembeli dengan memberikan jaminan keamanan transaksi e-commerce. Untuk menjamin keamanan transaksi tersebut, start up yang menjadi perantara akan bekerja sama dengan sejumlah lembaga perbankan untuk mulai memfasilitasi e-payment secara aman, cepat dan praktis. Ada beberapa macam e-payment seperti credit card, micropayment, e-wallets,Smartcard Based e-Payment,Electronic Fund Transfer (EFT),E-Banking,E-Cash

Dengan menggunakan fasilitas e-payment, pihak penjual dan pihak pembeli akan mendapatkan beragam manfaat, antara lain: 
  1. Sistem transaksi yang mudah dan dapat dilakukan secara universal selama masih berada dalam 1 wilayah negara 
  2. Keamanan transaksi lebih terjaga dibandingkan dengan melakukan transaksi secara cash atau secara transfer rekening pribadi 
  3. Penggunaan waktu dan tenaga menjadi lebih simpel dan efisien 
Model Sistem Pembayaran Elektronik 

Merupakan sistem pembayaran alternatif sistem pembayaran tradisional. Bentuk pembayaran tradisional biasanya menggunakan cash, pembayaran melalui bank maupun pembayaran menggunakan kartu.
Pembayaran elektronik akan memudahkan konsumen dengan membayar melalui jaringan/internet. Data-data untuk pembayaran elektronik biasanya ter-digitilisasi.

Ada dua model pembayaran elektronik yaitu:

1. Cash-based payment model (token based). Seperti layaknya pembayaran tunai secara fisik yang merepresentasikan nilai pembayaran.

2. Cheque/Credit/debit card-based payment model (account based system). Berupa “pesan” untuk mentransfer pembayaran (tidak merepresentasikan secara langsung nilai pembayaran).

Bentuk / cara pembayaran yang digunakan di Internet umumnya bertumpu pada sistem keuangan nasional, tapi ada juga beberapa yang mengacu kepada keuangan lokal / masyarakat. Adapun klasifikasi berbagai mekanisme pembayaran tersebut dapat kita bagi dalam lima (5) mekanisme utama, seperti: 

a. Transaksi model-ATM

Yang menyangkut hanya institusi finansial dan pemegang account yang akan melakukan pengambilan atau mendeposit uangnya dari account masing-masing.

b. Pembayaran dua pihak tanpa perantara. 

Transaksi dilakukan langsung antara dua pihak tanpa perantara menggunakan uang nasional-nya. Pada prinsipnya adalah jasa-jasa yang bersifat barter atau exchange / pertukaran. Jasa demikian sangat banyak di Internet kadang-kadang muncul kadang mati tentunya. 

Beberapa diantara jasa barter ini antara lain adalah:
  • International Reciprocal Trade Association yang berusaha untuk memajukan industri jasa barter di dunia ini dan menaikan nilai tambah dari industrin jasa tersebut.
  • Global Village Bank memfasilitasi pertukaran jasa yang berkaitan dengan komputer / internet. Sebetulnya masih banyak lagi perusahaan seperti itu, hanya mereka umumnya mencantumkan nomor 800 mereka – hal ini menunjukan bahwa transaksi melalui Internet belum tentu seaman cara transaksi yang lain.
c. Pembayaran dengan perantaraan pihak ke tiga.

Umumnya proses pembayaran yang menyangkut debit, kredit maupun check masuk dalam kategori ini.

Ada beberapa metoda pembayaran yang dapat digunakan, yaitu:
  • Sistem pembayaran kartu kredit on-line.
  • Sistem pembayaran check on-line.
Secara umum ada beberapa mekanisme pembayaran yang berkembang terutama yang berkaitan dengan uang yang sifatnya lokal. Beberapa di antara-nya adalah:
  1. Time Dollars – sebuah model mekanisme / aktifitas yang di rancang untuk memonitor yang diharapkan- untuk meng-encourage pertumbuhan jasa di masyarakat. Sangat di sarankan untuk melihat dari dekat hal-hal ini dalam The Time Dollar Institute. Jika ada perasaan tidak aman dalam melakukan transaksi online, maka sistem secure 800 dapat membantu mekanisme pembayaran melalui telepon bagi pembelian yang dilakukan secara online.
Selanjutnya mekanisme pembayaran online yang terkait dengan sistem kartu kredit, adalah: 
  • 1ClickCharge menyediakan “super-thin client” (wallet / dompet) maupun membayar di awal blok dari micropurchases melalui kartu kredit.

Ada beberapa perusahaan memberikan servis micropayment yang bertumpu pada pihak ke tiga,termasuk di dalamnya:
  • IBM juga memberikan servis berupa dompet & server micropayment.
  • Netscape memberikan beberapa produk dari secure server. Mengingat Netscape adalah browser yang cukup dominan di Internet, maka produk mereka tentunya sudah terintegrasi dengan baik ke browser pada klien komputer yang memungkinkan berbagai solusi yang menarik.
Selanjutnya yang masih terkait dengan metoda pembayaran yang melibatkan pihak ke tiga sebagai perantara adalah dengan menggunakan metoda check online. Beberapa di antara mereka adalah:
  • CheckFree adalah sebuah sistem pembayaran secara elektronik yang telah dikembangkan sejak 1981, sistem tersebut mempunyai sebuah pembayaran tanpa check (checkless) yang dapat digunakan dari sebuah PC.
  • Verifone adalah sebuah perusahaan yang membuat sistem pembayaran secara elektronik. Mereka juga mengembangkan sistem internet bagi pembeli,retailer maupun institutsi finansial.
 Kartu Pembayaran (Payment Card)

a. Kartu Kredit 

Menurut Hendro Wibowo (2008), credit card atau kartu kredit adalah kartu yang dikeluarkan oleh pihak bank dan sejenisnya yang dapat digunakan oleh pembawanya untuk membeli segala keperluan dan barang – barang serta pelayanan tertentu secara hutang.
Kartu kredit sudah diterima oleh umum sebagai sistem pembayaran yang nyaman dan aman. Sebagian besar bisnis online telah menggunakan sistem pembayaran dengan kartu kredit. Dengan sistem pembayaran kartu kredit, pelanggan tidak repot untuk pergi ke bank, mengantri untuk mengirim uang atau pun ke mesin ATM untuk melakukan transfer, tetapi pelanggan dapat langsung melakukan pembayaran secara online dengan kartu kredit.

Berikut adalah pihak – pihak yang terkait dengan proses bisnis kartu kredit:
  • Pemilik kartu kredit/pelanggan/user. Pemilik dari kartu yang dipergunakan untuk melakukan pembelian.
  • Merchant. Pihak yang menerima pembayaran dengan kartu kredit untuk produk atau jasa dari pemilik kartu kredit.
  • Acquirer. Institusi finansial atau organisasi lain yang menyediakan jasa pemrosesan kartu ke merchant.
  • Asosiasi kartu. Jaringan seperti VISA atau Mastercard yang berperan sebagai gateway antara acquirer dan issuer untuk mengotorisasi dan melakukan pencairan transaksi.
  • Issuer. Institusi finansial atau organisasi lain yang mengeluarkan kartu kredit (card association branded) ke pemegang kartu. Issuer dari kartu ini memberikan sejumlah pinjaman ke pelanggan (user) sehingga user dapat meminjam uang untuk melakukan pembayaran ke merchant. Kartu Kredit memungkinkan pelanggan untuk menunda tagihan mereka, namun akan menambah denda yang harus mereka bayar.
  • Regulator. Umumnya badan pemerintah yang mengatur regulasi proses pemerintah. 
Ketika memilih pembayaran dengan kartu kredit, umumnya yg diminta adalah mengisi data berikut:

• Nama lengkap, harus sama dengan di kartu.
• 16 digit nomor kartu kredit.
• Tanggal kadaluarsa kartu kredit.
• Alamat lengkap sesuai di lembar tagihan.
• 3-4 angka terakhir di balik kartu kredit anda (CVV – Card Verification Value).
Lanjutkan proses pembayaran dengan menekan tombol ‘Confirm’ atau ‘Submit’, kemudian sistem akan melakukan pengecekan ke VISA/MasterCard (sesuai dengan jenis kartu) untuk mem-validasi kartu kredit anda. Kalau data kartu kredit sudah dianggap benar, maka tagihan akan dimasukan ke kartu kredit anda dan halaman website akan memunculkan pesan bahwa pembayaran sudah berhasil di proses. 

proses singkat alur transaksi sebagai berikut :
  1. Nasabah melakukan transaksi di merchant (toko). Lalu kartu kredit digosok atau dicolok di mesin EDC. Data berisi informasi: nomor kartu kredit, expiry date, nama nasabah, CVC (Card Verification Code), Credit limit.
  2. Data nasabah kemudian mengalir ke jaringan (network) LAN yang dikelola oleh pihak ketiga, dalam hal ini vendor atau perusahaan switching (outsourcing).
  3. Aliran data kemudian masuk ke pusat data (data center) Bank X. Dari sini data kemudian diolah di dalam NAC (Network Access Control), Cardlink Mainframe dan MIP (Mastercard Interface Processor) /VAP (Visa Access Point).
  4. Setelah selesai data nasabah kemudian masuk ke network Visa/Master melalui gateway international.
  5. Dari jaringan Visa/Mastercard ini, data nasabah akan dipilah berdasarkan issuernya, apakah kartu tersebut kartu kredit Bank X, Citibank, Mandiri dan sebagainya.
  6. Kemudian proses data berulang (looping) dan apabila data nasabah valid dan outstanding kredit lancar atau mencukupi maka transaksi akan langsung diapproved oleh mesin EDC. Nasabah membawa pulang barang belanjaannya.
 b. Smart Card

Smart card merupakan sebuah kartu yang memiliki perangkat chip kecil yang tertanam di dalamnya. Smart card harus dimasukkan ke smart card reader dengan koneksi langsung ke komputer. Pemindahan perintah, data, dan status kartu menggunakan kontak fisik ini.Smart card secara sederhana adalah sebuah kartu plastik yang pada umumnya seukuran kartu kredit, dan mempunyai microchip di dalamnya. Microchip tersebut dapat berupa microprocessor yang dilengkapi dengan internal memory, atau hanya berupa microchip memory saja, sehingga dapat diprogram untuk menjalankan program atau menyimpan informasi.Smart Card terdiri dari komponen utama sebagai berikut :
  1. Contact Disc yaitu interface yang terbuat dari logam. Biasanya berwarna keemasan, untuk komunikasi antara kartu dengan readernya, bisa enam atau delapan contact tergantung jenis kartnya.
  2. Chip. Terdiri dari microprecessor dan memori atau hanya memori saja
  3. Plastic Body. Terbuat dari bahan PVC, ABC atau polycarbonate sehingga kuat dan tahan lama.
Stored-Value Smart Cards

Chaudhury & Kuilboer (2002, p.173), Smart card sepintas terlihat sama seperti kartu kredit, tetapi smart card memiliki microchip yang ditanamkan. Smart card memiliki kepingan seperti logam yang menggambarkan perantara dengan dunia dan memory untuk menyimpan informasi dan nilai. Smart card sudah digunakan meluas di Eropa untuk beberapa tahun ini, kebanyakan untuk Stored-Value Telephone Cards. Telekomunikasi di Eropa sudah menggunakan smart card, dimana telepon umum sudah tidak menggunakan koin. Smart card juga dipergunakan secara luas di Kanadauntuk pelayanan kesehatan.
Store-Value Smart Cards memiliki jumlah fitur yang menarik.
  1. Mudah dibawa, dimanapun diseluruh dunia siap menerima mata uang itu. 
  2. Aman dan tidak mudah diakses oleh orang yang bukan pengguna sebenarnya. 
  3. Tidak mudah dipalsukan seperti kartu kredit 
  4. dapat melakukan transaksi sekecil apapun dan telah digunakan secara luas melalui Visa Card mondex
Manfaat Smart Card

Bagi Customer
  1. Dapat menggantikan fungsi uang kas, buku cek dan kartu kredit untuk semua transaksi keuangan 
  2. Peningkatan security dan lebih sederhana 
  3. Pengurangan paperwork dan usaha record keeping 
  4. Peningkatan kecepatan transaksi, kemudahan dan mengurangi kumpulan koin 
Bagi Merchants
  1. Volume penjualan lbih tinggi, transaksi lebih cepat, kemudahan, pengurangan biaya, dan kemungkinan kehilangan pada transaksi lebih kecil. 
Bagi Issuer
  1. Peningkatan jumlah pelanggan, biaya overhed lebih kecil dan kemungkinan fraud yang lebih kecil.
c. Electronic Cash

E-cash merupakan salah satu dari “electronic payment” yang sekarang ini sangat banyak digunakan. E-cash merupakan gambaran dari simbol electronik yang memiliki nilai (bit dan byte) seringkali digunakan dalam transaksi barang dan jasa. E-cash dipublikasikan oleh institusi legal, perusahaan dan organisasi. E-cash biasanya memiliki keterbatasan penerimaan (bergantung seberapa besar publisher market-nya).

Dibawah ini beberapa perusahaan yang menerbitkan e-cash:

1. Digicash : ditemukan oleh team dari veteran industri perangkat lunak dan anggota dari elite technology units of the Israeli Army.
2. Mondex : ditemukan tahun 1990, Westminster Bank di Inggris – sekarang ini telah terpisah dari mastercard.
3. Paypal : bagian dari perusahaan ebay, diintegrasikan dengan e-bay

Konsep e-Cash :

1. Konsumen membeli e-cash melaui bank
2. Bank mengirim e-cash bits kepada konsumen (setelah mengisi
3. Konsumen mengirimkan e-cash kepada penjual
4. Penjual memeriksa kebasahan dari e-cash tersebut kepada bank
5. Bank mengkonfirmasi jika e-cash tersebut masih berlaku
6. Seluruh transaksi selesai, jika penjual meberikan e-cash.

d. E-wallet

Adalah mata uang digital dan hanya bisa dicairkan melalui rekening bank atau ATM. E-Wallet merupakan dompet elektronik yang kini mulai banyak dirasakan manfaatnya oleh pengguna. E-Wallet ini mendukung penggunanya untuk melakukan transaksi melalui rekening bank. Sehingga, yang dibayarkan bukanlah berupa uang tunai, tetapi menyerupai pembayaran seperti halnya kartu kredit. Bank yang mendukung sistem E-Wallet ini harus telah mendukung sistem online dalam transaksi yang akan dijalankan oleh pembeli dan penjual. Pembayaran dilakukan dengan menyimpan nomor kartu kredit anda ke hardisk dalam kondisi terenkripsi dengan aman. Pembelian dilakukan pada situs web yang mendukung e-wallet tersebut. Pada saat tombol “pay” ditekan maka proses pembayaran melalui kartu kredit akan dilakukan transaksinya secara aman oleh server perusahaan e-wallet. Saat ini sudah sangat banyak E-Wallet yang ada di Indonesia. Salah satunya adalah BCA FLAZZ, Mandiri E-TOLL Card, Bank DKI JakCard, Telkomsel Cash (T-Cash), dan Indosat I-Pay. Dan masih banyak lagi e-wallet yang rencananya juga akan memeriahkan Uang Elektronik Indonesia. Dari segi teknologi yang diusung oleh para e-wallet ini bervariatif. Sebagian besar pemain dari Bank menggunakancontact-less module yang memudahkan pengguna e-wallet ini cukup mendekatkan kartu e-wallet mereka dengan module tersebut. Dan proses pembayaran dilakukan. Lain hal dengan T-Cash, model mereka menggunakan sistem SMS yang mereka miliki sebagai konfirmasi transaksi pembayaran. Jadi ketika bertransaksi di merchant T-Cash, pelanggan Telkomsel yang memiliki account T-Cash cukup memberikan nomor HPnya ke kasir dan kemudian kasir akan memprosesnya disystem T-Cash. Saat itu juga system T-Cash akan menginformasikan pembayaran ke nomor pelanggan tersebut melalui SMS. Sedangkan untuk I-Pay dari Indosat, mereka menggunakan web sebagai basis transaksi dan bekerja sama dengan merchant yang murni online, seperti online game, dll. Model I-Pay ini mirip dengan yang PayPal sudah jalankan sejak 1998. E-Wallet menyimpan identitas pemilik pribadi dan alamat dari kartu kredit atau e-cash atau infomrasi lainnya.

MANFAAT E-WALLET :
  1. Membuat belanja lebih mudah efisien. 
  2. Mengurangi kebutuhan untuk mengulangi informasi pribadi yang diidentifikasikan kedalam formulir pembayaran 
  3. Bekerja didalam berbagai tempat perbelanjaan yang berbeda untuk mempercepat pemeriksaan. 
  4. Amazon.com merupakan salah satu situs penjualan pertama yang mengurangi pengisian formulir pembayaran. 
e. Electronic Fund Transfer (EFT) 

Electronic Funds Transfer merupakan pelayanan jasa bank dalam transfer dana dari satu account ke account lain baik dalam satu institusi bank maupun antar institusi bank lain. Semula jasa bank dengan memakai warkat (transfer secara fisik) kemudian beralih dengan menggunakan teknik elektronik. Pada dasarnya transaksi dengan menggunakan Electronic Funds Transfer berbeda dengan transaksi pembayaran secara konvensional yang dilakukan dengan menggunakan kertas (paper) maka dalam Electronic Funds Transfer transaksi pembayaran dilakukan menggunakan media elektronik yang mencakup transaksi Kartu Kredit, Automated Teller Machine (ATM) dan Transfer Dana. Semua jenis transaksi yang ada dalam EFT tersebut sudah diterapkan dalam perbankan Indonesia dan yang paling banyak digunakan dalam masyarakat selain ATM ( Automated Teller Machine ) adalah kartu kredit. Salah satu ciri Electronic Funds Transfer pada salah satu sistem pembayaran adalah dengan menggunakan kartu plastik ( credit card, debit card maupun dengan menggunakan sarana ATM)

f. E-Banking (Electronic Banking) 

Dengan e-banking, pelanggan tidak perlu lagi membuang waktu untuk antri di kantor – kantor bank atau ATM, karena saat ini banyak transaksi perbankan dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja melalui jaringan elektronik, seperti internet dan handphone.
Bagi pelanggan yang telah memiliki rekening tabungan dapat mengajukan layanan e-banking yang meliputi internet banking, mobile banking, phone banking, dan sms banking.

• Internet Banking

Pelanggan dapat melakukan transaksi perbankan (financial dan nonfinancial) melalui komputer yang terhubung dengan jaringan internet bank. Jenis transaksinya antara lain: transfer dana, informasi saldo, mutasi rekening, informasi nilai tukar, pembayaran tagihan, pembelian.

• Mobile Banking

Mobile banking adalah perbankan yang dapat diakses langsung melalui telepon selular / handphone GSM (Global for Mobile Communication) denganmenggunakan SMS (Short Message Service). Jenis transaksinya antara lain: transfer dana, informasi saldo, mutasi rekening, informasi nilai tukar, pembayaran, pembelian.

• Phone Banking

Phone banking merupakan layanan yang diberikan untuk kemudahan dalam mendapatkan informasi perbankan dan untuk melakukan transaksi financial non-cash melalui telepon. Jenis transaksinya antara lain: transfer dana, informasi saldo, mutasi rekening, pembayaran, pembelian.

• SMS Banking

SMS banking merupakan layanan informasi perbankan yang dapat diakses langsung melalui telepon selular / handphone dengan menggunakan media SMS. Jenis transaksinya antara lain: transfer dana, informasi saldo, mutasi rekening, pembayaran, pembelian.

g. Micropayment

Dalam bahasa sederhananya adalah pembayaran untuk uang recehan yang kecil-kecil. Mekanisme Micropayment ini penting dikembangkan karena sangat diperlukan pembayaran receh yang kecil tanpa overhead transaksi yang tinggi.

JENIS-JENIS PEMBAYARAN ONLINE
1. Paypal:

PayPal adalah salah satu alat pembayaran (Payment procesors) yang memakai media internet dan sudah sangat banyak digunakan serta dikenal luas. bisa dikatakan sangat trusted / terpercaya serta aman. Paypal dipakai untuk menerima, mentransfer dana, jual beli barang, shopping online, memberikan dan menerima sumbangan, dan jangkauannya pun lintas negara. Siapa sih yang tidak tahu paypal?
Semua orang yang aktif di bisnis online dan suka bertransaksi via internet pasti paling tidak pernah mendengar paypal. Transaksi paypal sangat cepat dan aman sehingga kita tidak perlu khawatir akan ditipu dsb karena metode pembayaran satu ini telah berlisensi dunia. Memakai paypal tak ubahnya seperti rekening bank, namun pencairan uang memakai rekening bank biasanya memakan waktu lama serta dipotong biaya administrasi disana sini. PayPal mengatasi kekurangan dalam pengiriman uang tradisional seperti Cek atau Money order. Perlu diperhatikan, untuk mendaftar paypal anda harus memiliki kartu kredit dulu. karena jika akun paypal tidak diverifikasi memakai kartu kredit, fiturnya akan sangat dibatasi. Tapi kalau benar2 kesulitan untuk mendapatkan kartu kredit, anda masih bisa menggunakan VCC (Virtual credit card) untuk verifikasinya. Tidak mahal dengan biaya 70 ribuan rupiah anda sudah bisa memverifikasi akun paypal anda sehingga bisa dipakai secara maksimal. 

2. Alertpay: 


fungsi alertpay sama dengan paypal yaitu untuk bertransaksi secara online. Bedanya, AlertPay tidak membutuhkan kartu kredit untuk verifikasi. Verifikasi dilakukan dengan menggunakan kartu identitas dan dokumen yang pernah dikirim ke alamat Anda misalnya: tagihan telepon, tagihan listrik atau yang lain. Untuk biaya pendaftaran, AlertPay tidak membebani Anda dengan biaya pendafatran alias Anda bisa daftar gratis di AlertPay.

Ada 3 jenis account yang disediakan AlertPay yaitu Personal Starter, Personal Pro dan Busines. kesemua account tersebut bisa dibuat dengan gratis. Namun Perbedaanya adalah jika Anda mendaftar untuk account AlertPay Personal Starter, Anda tidak bisa menerima pembayaran melalui kartu kredit. Tapi anda masih bisa menerima pembayaran dari sesama pengguna AlertPay. Penarikan uang tidak bisa melalui kartu kredit hanya bisa dilakukan melalui transfer bank atau cek. Sedangkan untuk account Personal Pro atau Business Anda bisa menerima pembayaran dari kartu kredit atau pun dari sesama pengguna AlertPay. Penarikan dana pun bisa dilakukan dengan kartu kredit, transfer bank, atau cek. Hal yang perlu dicermati bahwa penggunaan alertpay tidak sepopuler paypal.

3. Liberty Reserve: 



Liberty Reserve merupakan salah satu e-currency yang 100% dibackup oleh U.S. dollars (untuk Account LR-USD), atau oleh Emas (untuk Account LR-gold), dll yang digunakan sebagai alat pembayaran atau alat investasi anda. Liberty Reserve ini terintegrasi dengan suatu metode pembayaran dalam bentuk rekening/account yang beroperasi secara online, Sehingga orang dapat menggunakan Liberty Reserve sebagai pengganti media pembayaran online yang dalam bentuk tunai (uang). Liberty Reserve adalah LEGAL dan memudahkan transaksi di internet.

4. Western Union: 




Western Union adalah jasa pengiriman uang dari dan ke berbagai negara di dunia. Western Union menggunakan tekologi elektronik yang secara online dan real time menjangkau ke berbagai pelosok / penjuru dunia termasuk Indonesia. Jutaan orang setiap tahun menggunakan WU sebagai jasa kirim / transfer uang karena aman, mudah, cepat dan terpercaya yang telah melayani banyak negara di dunia.

Berikut ini adalah sekelumit keunggulan Western Union dibandingkan dengan jasa pengiriman uang lainnya :


1. Dalam hitungan detik uang sudah dapat diambil.

2. Tersebar di sekitar 200 negata dan 170.000 agen.

3. Aman karena dilengkapi dengan sistem yang aman .

4. Biaya pengiriman yang terjangkau.

5. Tidak perlu punya rekening bank atau punya domisili di suatu tempat.

6. Pada umumnya hanya pengirim uang yang dikenakan biaya. Penerima mungkin hanya membayar ongkos bea materai.

7. Tidak ada jumlah minimal uang yang dikirim. 

5. Cek 


\

adalah suatu cara pembayaran yang menginstruksikan suatu lembaga keuangan, misalnya bank, untuk membayar sejumlah nilai tertentu dengan mata uang tertentu dari rekening tertentu – milik pemberi instruksi – pada lembaga tersebut. Baik pihak pembayar maupun penerima pembayaran dapat berupa individu maupun badan hukum.

6. Kartu Kredit 



adalah suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail) dan sistem kredit, yang namanya berasal dari kartu plastik yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dengan kartu debit di mana penerbit kartu kredit meminjamkan konsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening. Kebanyakan kartu kredit memiliki bentuk dan ukuran yang sama, seperti yang dispesifikasikan oleh standar ISO 7810.

7. Bank Lokal 



Bank-bank yang bediri di Indonesia masuk dalam kategori bank lokal. BCA, dan MANDIRI, adalah beberapa bank lokal yang paling sering dipergunakan untuk transaksi online.

Startup Yang Menyediakan Fasilitas e-Payment
Untuk memudahkan anda berbelanja atau berbisnis secara e-commerce, kenali dulu beberapa startups yang dapat memfasilitasi e-payment sebagai sarana pembayaran. Beberapa start up di Indonesia yang memiliki fasilitas e-payment adalah :

1. Kaskus 

Kaskus adalah salah satu forum terbesar di Indonesia yang menyediakan fasilitas e-payment gateway bernama Kaspay. Kaspay resmi diluncurkan pada ulang tahun Kaskus yang ke-10. Hingga saat ini Kaspay banyak digunakan oleh anggota forum Kaskus untuk melakukan transaksi jual beli di forum yang dikenal dengan sebutan FJB (Forum Jual Beli). 

2. Tokopedia

Tokopedia merupakan start up Indonesia yang memfasilitasi kegiatan belanja online secara aman dan praktis. Pihak penjual dapat memperoleh domain khusus untuk mulai berjualan di Tokopedia. Selanjutnya, para calon pelanggan yang sudah melakukan log in di Tokopedia akan leluasa memilih produk yang diinginkan dan langsung melakukan pembayaran. Selanjutnya, pembayaran tersebut akan masuk ke akun penjual bila pelanggan sudah memberi konfirmasi penerimaan barang. Sangat aman bukan.

3. BukaLapak.com

BukaLapak.com memiliki konsep yang hampir mirip dengan Tokopedia, bedanya anda yang berniat membeli produk tidak perlu melakukan log in untuk dapat menggunakan layanan yang disediakan BukaLapak.com. Pembayaran anda akan masuk ke akun penjual bila anda sudah memberi konfirmasi penerimaan barang.

4. Doku

Sebelum berganti nama menjadi Doku, layanan e-payment yang satu ini bernama NSIApay. Doku menjadi fasilitas gateway untuk pembayaran melalui kartu kredit.

5. Ipaymu

Ipaymu merupakan salah satu fasilitas e-payment yang menawarkan banyak fitur bermanfaat seperti layanan pembayaran dengan kartu kredit, pembayaran secara online serta untuk menarik atau menyetorkan uang. Fitur yang disediakan oleh Ipaymu memberikan kemudahan bagi para pebisnis yang memiliki toko online.

Karakteristik Sistem Pembayaran Elektronik:
  • Applicability: penerimaan dari user ketika menggunakan cara itu untuk membeli barang/jasa. 
  • Easy to use: sistem mudah digunakan oleh siapa saja. 
  • Security: sangat memperhatikan keamanan nilai uang. Penambahan, perubahan, dan pengurangan nilai uang harus dilindungi. Ototrisasi terhadap nilai uang hanya bisa dilakukan oleh user saja. 
  • Reliability: Sistem Berjalan dengan baik dan handal. 
  • Trust: tingkat kepercayaan terhadap kemanan uang dan informasi personal 
  • Scalability: sistem harus terukur dengan perubahan waktu 
  • Convertibility: memungkinkan dilakukan konversi uang dari satu cara ke cara lainnya termasuk poin ke uang 
  • Interoperability: sistem dapat dioperasikan oleh banyak penyedia layanan. 
  • Efficiency: biaya yang reasonable dalam menangani micro-payment. 
  • Anonymity: mengutamakan privasi untuk melindungi identitas user 
  • Traceability: memungkinkan untuk menelusuri keuangan dalam sistem dengan anonymity untuk membangun kepercayaan. 
  • Authorization type: walaupun secara offline atau online transaksi dapat dilakukan dengan cara yang sama.
Mekanisme pembayaran:
  1. Transaksi model ATM, yang hanya menyangkut institusi finansial dan pemegang aacount yang akan melakukan pengambilan atau mendeposit uangnya dari account masing-masing. 
  2. Pembayaran dua pihak tanpa perantara, transaksi dilakukan langsung antara dua pihak tanpa perantara menggunakan uang nasionalnya. 
  3. Pembayaran dengan perantaraan pihak yang ke tiga, umumnya proses pembayaran yang menyangkut debit, kredit maupun check masuk dalam kategori ini. 
  4. Micropayment, dalam bahasa sederhananya adalah pembayaran untuk uang recehan yang kecil – kecil. Mekanisme Micropayment ini sangat penting dikembangkan karena sangat diperlukan pembayaran receh yang kecil tanpa overhead transaksi yang tinggi. 
  5. Anonymous digital cash, uang elektronik yang dienkripsi, di dahului oleh David Chaum dengan Digicash-nya . Uang elektronik menjamin privacy dari user cash tetap terjamin sama seperti uang kertas maupun koin yang kita kenal.
Tentang Sistem Pembayaran Elektronik 

Pada sistem pembayaran elektronik, terdapat sejumlah faktor-faktor yang memainkan peran dalam penentuan apakah suatu metoda e-payment partikular mencapai masa kritis. Beberapa faktor tersebut meliputi:

1) Independensi, terkait dengan aplikasi dan instalasi software atau hardware untuk melakukan pembayaran

2) Interoperabilitas dan portabilitas, seluruh bentuk e-commerce dijalankan dengan menggunakan sistem spesialisasian yang terhubung dengan sistem dan aplikasi perusahaan lain.

3) Keamanan, apabila risiko pembayar (pembeli) lebih tinggi daripada risiko penerima (penjual), maka pihak pembayar tidak akan mau menerima metoda ini.

4) Anonimitas, pembayaran secara elektronik (mis. e-cash) menyediakan fitur untuk melakukan penelusuran identitas pembeli dan pola pembelia yang dilakukan.

5) Divisibilitas, secara umum, penjual menerima kartu kredit hanya untuk pembelian dengan batas minimum dan maksimum. Pembayaran dengan kartu kredit tidak dapat dilakukan apabila biaya item tersebut terlalu kecil.

6) Kemudahan dalam penggunaan

7) Fee transaksi, pada saat kartu kredit digunakan, pihak pedagang akan membayar fee transaksi hingga 3% dari harga pembelian item. Fee ini menjadi penghalang untuk mendukung pembelian yang lebih kecil dengan kartu kredit, yang menyisakan tempat untuk bentuk pembayaran alternatif.

8) Regulasi, metode pembayaran baru (mis. e-cash, e-payment, kartu kredit, dll) akan menghadapi sejumlah hambatan regulatori yang ketat.

Keuntungan Sistem Pembayaran Elektronik :

a. Bagi konsumen :
  • Informasi akun konsumen cukup dilakukan pada saat pertama kali bertransaksi Informasi pembelian disimpan di dalam server basis data perusahaan. 
  • Untuk berbelanja kembali, cukup dengan login (usernama & password) 
  • Pelaksanaan transaksi cukup dengan “klik”
b. Bagi perusahaan :
  • Menghemat biaya (administrasi) 
  • Meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan 
  • Konsumen cenderung untuk kembali berbelanja
Kerugian Sistem Pembayaran Elektronik

a. Bagi konsumen
  • keamanan yang kurang selama bertransaksi secara online. 
  • Kasus pembobolan kartu kredit 
  • penyadapan user ID dan password merupakan beberapa bentuk kecurangan pada sistem pembayaran secara elektronik.
b. Bagi perusahaan
  • pihak penjual kemungkinan akan menghadapi berbagai bentuk kecurangan transaksi. 
  • Penjual juga memerlukan sejumlah dana untuk memerangi berbagai bentuk kecurangan, misalnya dana untuk pengembangan tools internal, pemeriksaan staff serta jasa dan alat pihak ketiga.
Hal Penting terkait Sistem Pembayaran Elektronik:
  1. Gunakan virus protection software 
  2. Pastikan bahwa pengiriman informasi credit card dilakukan melalui server yang aman. Internet browser akan memberikan “tanda” untuk suatu server yang aman (berupa: lock or key icon) Biasanya, situs yang aman menggunakan URL dengan protokol “https” (instead of “http”). 

Minggu, 21 Desember 2014

EVALUASI WEBSITE PEMERINTAH

EVALUASI WEBSITE PEMERINTAH

  • EVUALUASI WEBSITE
Secara umum ada beberapa parameter yang paling sering digunakan dalam menilai sebuah website seperti :

1. Accesibility
Yaitu bagian yang menjelaskan seberapa baik sebuah website dalam aspek aksesnya. Seperti apakah website tersebut sudah dapat diakses menggunakan teknologi-teknologi terbaru yang ada saat ini seperti melalui ponsel atau PDA.

2. Readibility
Yaitu bagian yang menjelaskan tentang “Apakah situs tersebut nyaman untuk dibaca ?” dan “Apakah pengakses bisa mudah membaca dan mengerti isi situs tersebut?”.

3. Speed
Yaitu bagian yang menjelaskan tentang kecepatan tampilnya sebuah situs. Pengakses cenderung malas dan langsung menutup browser pada saat mereka membuka sebuah situs yang lambat diakses, sehingga mereka harus menunggu beberapa lama untuk melihat tampilan situs tersebut. Pengakses cenderung tidak mau menunggu terlalu lama untuk melihat sebuah situs. Semakin cepat situs itu dalam melakukan loading time pastinya akan semakin baik. 

4. Content
Yaitu bagian yang menjelaskan tentang isi dari website tersebut. Karena itu konten adalah bagian yang paling penting dari sebuah penilaian. Karena itu konten haruslah menarik, relevan, dan sesuai untuk target audien situs yang dituju.

5. Technology
Maksud dari technology disini yaitu menjelaskan tentang aplikasi atau teknologi apa saja yang digunakan dalam pengembangan website tersebut. Seperti teknologi yang yang digunakan dalam segi mendesain website tersebut. Dan seberapa baik desain itu dibangun.

Dan kali ini saya akan mengevaluasi website dari pemerintah kota Jogyakarta. Untuk mengakses website Jogyakarta kita bisa mengunjungi www.jogjakota.go.id. Entah kenapa saya tertarik untuk mengomentari website pemerintah Yogyakarta ini. Mengapa?Karena menurut saya webasite ini cukup menarik untuk dikomentari dari berbagai segi. Misalnya dari segi fitur, segi tampilan dan lain sebagianya. Selain itu saya juga akan mengomentari kelebihan dan kekurangan dari website ini beserta analisis saya. Untuk itu sebelumnya saya mohon maaf apabila komentar saya kurang berkenan dalam website ini. Berikut ini adalah komentar saya mengenai website pemerintahan Yogyakarta yaitu sebagai berikut :





Keterangan : tampilan penuh dari webite www.kotajogja.go.id
  • Fitur
Dapat dilihat diatas bahwa dalam website jogjakota ini cukup memiliki fitur yang menarik. Misalnya saja info kota,travel guide,investasi,amdal,tentang pemerintahan kota Jogja,sejarah berdirinya kota Jogja,pelayanan, buku tamu, kualitaa udara ambien, dan forum warga Jogjakarta. Sehingga dapat dikatakan bahwa website ini cukup menarik sehingga orang yang membuka website ini pun dapat tertarik ketika pertama kali melihat website ini.
  • Tampilan
Tampilan dari website ini dapat dikatakan menarik. Hal ini dikarenakan dalam website ini terdapat tampilan gambar pekan olahraga karyawan yang sedang diadakan di kota Jogjakarta. Sepertinya tampilan website kota Jogja selalu berganti-ganti disesuaikan dengan event-event yang sedang berlangsung di kota Jogjakarta. Selain itu juga tampilan warna yang digunakan cukup kontras sehingga menarik untuk dilihat. Dapat dilihat dari tampilan website jogjakota dibawah ini


  • Kelebihan
Kelebihan dari website ini yaitu dilihat dari tampilan homepage sudah cukup menarik, isi/kontent dari website ini juga cukup lengkap seperti update tentang informasi-informasi mengenai jogjakarta, data-data tentang visi dan misi kota jogja, fasilitas kota,pemerintahan,pelayanan, dan lain sebagainya yang mana nantinya dapat memudahkan masyarakat dalam memeperoleh informasi. Dalam webasite ini juga terdapat kolom aspirasi dimana warga dapat melaporkan kejadian,menyampaikan pendapat atau apapun mengenai kota Jogja ini, selain itu terdapat kumpulan-kumpulan foto dan video yang menarik. Dan juga terdapat penilaian rating dari website tersebut.

Parameter penilaian dalam menilai website ini yaitu sebagai berikut:

1. Kecepatan (Speed)

Faktor kecepatan untuk tampilan sebuah situs web pemerintah daerah sangat berpengaruh terhadap pengunjung. Dalam hal ini faktor kecepatan tampilan dalam website Jogjakarta ini sudah cukup baik, terbukti ketika saya memasukan keyword www.jogjakota.go.id langsung terbuka dengan cepat, sehingga saya tidak perlu menunggu lama lagi.

2. Homepage


Homepage pada suatu situs web pemerintah daerah adalah halaman pertama yang akan dibuka oleh pengunjung. Bentuk homepage yang menarik akan memberi kesan tersendiri bagi pengunjung untuk mengetahui lebih jauh tentang isi dari situs web pemerintah daerah. Dalam hal ini website Jogjakarta ini memiliki homepage yang cukup menarik seperti yang telah saya paparkan dari segi tampilan diatas.


3. Isi (Content)


Isi (content) situs web pemerintah daerah merupakan sejumlah informasi yang disampaikan oleh suatu lembaga pemerintah daerah kepada masyarakat. Isi minimal situs web pemerintah provinsi akan berbeda dengan situs web pemkab/pemkot. Dalam hal ini website Jogjakarta juga memiliki isi yang cukup lengkap mengenai informasi-informasi mengenai Jogja sendiri dan lain sebagainya.


4. Konteks


Konteks suatu situs web pemerintah daerah harus mencerminkan dan sejalan dengan visi dan misi, serta tugas pokok dan fungsi dari lembaga pemerintah daerah bersangkutan. Pembuatan situs web pemerintah daerah mempunyai sasaran agar masyarakat Indonesia dapat dengan mudah memperoleh akses kepada informasi dan layanan lembaga pemerintah daerah. Dalam hal ini website Jogjakarta ini sudah memiliki akses yang mana dapat memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi.


5. Kemudahan Dibaca (Readibility)


Suatu situs web pemerintah daerah harus mudah dibaca, dimengerti, dan difahami oleh pengunjung. Situs web pemerintah daerah harus memperhatikan faktor kenyamanan, dan memberikan kemudahan bagi pengunjung. Dalam hal ini informasi-informasi yang terdapat dalam konten atau isi dalam website Jogjakarta ini cukup mudah saya baca dan saya pahami. Sehingga dapat dikatakan website ini cukup bagus.


6. Ketepatan (Accuracy)
Salah satu parameter keberhasilan suatu situs web pemerintah daerah adalah ketepatan (accuracy). Pengertian ketepatan disini adalah mengenai kemampuan dan ketepatan situs web pemerintah daerah dalam menyajikan informasi. Dalam hal ini ketepatan dalam menyajikan informasi website Jogjakarta ini sudah cukup baik.


7. Layanan Publik


Salah satu tujuan dari e-government adalah memberikan layanan publik secara elektronik melalui media situs web pemerintah daerah. Situs web pemerintah daerah harus memberikan informasi tentang layanan publik yang diberikan oleh lembaga pemerintah daerah bersangkutan atau lembaga pemerintah lainnya kepada masyarakat. Dalam hal ini pelayanan lembaga pemerintah terhadap public dapat dikatakan baik, dalam website Jogjakarta ini terdapat informasi  pelayanan umum, pajak, retribusi dan download formulir yang mana dapat memudahkan masyarakat dalam mencari informasi pelayanan yang ada dan disajikan.


8. Technology

Teknologi yang digunakan untuk mendesain website kota Jogjakarta sendiri sepertinya sudah bagus. Ini bisa kita lihat dari banyaknya informasi-informasi hingga kualitas cuaca yang ada. Selain itu website ini juga bisa memudahkan kita untuk mendownload formulir-formulir yang akan kita isi untuk kepentingan masyarakat. 

  • Kekurangan

Setiap ada kelebihan pasti akan ada juga kekurangan, kekurangan dari website ini adalah
ketika saya klik travel guide,disana memang muncul kategori apa yang akan kita cari, kemudian saya mencoba kategori pariwisata. Dan saya mengetik di kolom search tentang pantai parangtritis ternyata tidak ada data yang ditemukan. Saya juga sudah mencoba di beberapa kategori lain tetapi hasilnya tetap sama yaitu data tidak ditemukan. Selain travel guide, ada juga sub menu investasi dimana yang ada info hanya investasi di bidang pariwisata saja, sedangkan di kategori lain tidaka ada informasi mengenai investasi apapun. Selain itu forum warga sangat sedikit yang memakai, mereka lebih suka menggunakan hotline sms. Selain itu dari pemerintah sendiri tidak ada tanggapan atas pendapat ataupun kritik dari warga. 


  • ANALISIS
1. Tahap 1 publish (Komunikasi satu arah)

Pemerintah mempublikasikan berbagai data dan informasi untuk diakses oleh masyarakat secara online Contoh : download produk peraturan, syarat-syarat perijinan, dsb
Pemberdayaan masyarakat dan dunia usaha dengan memberikan akses terhadap informasi tanpa harus berkunjung secara fisik ke kantor pemerintah. Tahap ini merupakan perintis menuju e-Government. Dalam hal ini website jogja kota ini telah menerapkan tahap pertama yaitu publish yang mana website ini terdapat informasi-informasi yang dipublikasikan pemerintah kota Jogja mengenai visi misi, lambang,sejarah, fasilitas kota, pemerintahan dan lain sebagainya. Dalam hal ini pemerintah kota jogja telah berhasil melalui tahap pertama yaitu publish.

2. Tahap 2 interact (Komunikasi 2 arah antara pemerintah dengan masyarakat)

Masyarakat dapat melakukan diskusi dengan pemerintah, baik secara langsung (chatting, teleconference, dsb), maupun tidak langsung (e-mail, frequent ask question, dsb). Melibatkan masyarakat dalam proses pemerintahan dengan menciptakan mekanisme interaksi, memperkuat keterlibatan masyarakat yang akan berkontribusi bagi peningkatan kepercayaan terhadap pemerintah
Contoh : Rakyat berdiskusi dengan wakil rakyatnya melalui e-mail, maupun hotline sms.
Dalam hal ini website pemerintah Jogjakota telah menerapkan tahan ke dua ini meskipun belum sepenuhnya masyarakat bisa berinterksi langsung dengan lembaga pemerintah. Contohnya, adanya layanan forum warga akan tetapi tidak sering digunakan, akan tetapi masyarakat tetap bisa memberikan informasi mereka kepada pemerintah dengan melaui sms yang nantinya akan ditampilakan pada bagian “suara warga” pada website ini.

3. Tahap 3 transact 

Yaitu interaksi dua arah, disertai dengan terjadinya transaksi yang berhubungan dengan perpindahan uang dari satu pihak ke pihak lain secara online
Contoh : pembayaran pajak oleh Wajib pajak secara online, perpanjangan KTP secara online, proses tender secara online
Tahap ini menawarkan kemampuan ecommerce,inovasi-inovasi berupa pembangunan kios-kios akses internet bagi masyarakat, akan menghadirkan e-Gov langsung pada masyarakat.
  • SARAN
Untuk saran sendiri sepertinya website kota Jogjakarta sudah cukup baik, hanya saja sebaiknya forum warga lebih dimanfaatkan, dan pemerintah membalas pesan-pesan mereka. Selain itu pada submenu travel guide dan investasi yang tidak dapat mencari data sebaiknya di perbaiki untuk kemudahan orang lain yang akan mencari informsi mengenai travel guide dan investasi.

Senin, 08 Desember 2014

TREND & TANTANGAN E-BUSINESS

Kategori-Kategori Trend

Kategori Trend: Pelanggan

1. Pelayanan yang cepat (faster service)
2. Swalayan (self-service)
3. Beragam pilihan (more products choices)
4. Solusi terintegrasi (integrated solutions)

Kategori Trend: e-Service

1. Penjualan & layanan (integrated sales & service)
2. Dukungan yang tanpa celah (seamless support)
3. Jasa pengantaran yang nyaman dan persyaratan yang fleksibel (flexible fullfilment & convinient service delivery)
4. Meningkatkan keterbukaan proses bisnis (increased process visibility)

Kategori Trend: Organisasi

1. Pemberdayaan dari luar atau Alih Daya (outsourcing)
2. Kontrak produksi (contract manufacturing)
3. Distribusi virtual (virtual distribution)

Kategori Trend: Tenaga Kerja

1. Mempekerjakan yang terbaik (hiring the best and brightest)
2. Mempertahankan karyawan berbakat (keeping talented employees)

Kategori Trend: Teknologi Perusahaan

1. Aplikasi perusahaan yang terintegrasi (integrated enterprise applications)
2. Integrasi saluran (multichannel integration)
3. Aplikasi penghubung (middleware)

Kategori Trend: Teknologi Umum

1. Aplikasi web nirkabel (wireless web applications)
2.Aplikasi informasi dan komputer tangan (handheld computing & information appliances)
3. Konvergensi infrakstruktur (infrastructure convergence)
4. Penyedia jasa aplikasi
(application service provider) Dua puluh trend yang telah dijabarkan mengandung empat

Era Baru e-Business
Menurut Tjiptono & Diana melalui keunggulan dalam hal komunikasi, information retrieval dan information search, internet mempunyai manfaat untuk berbagai macam keperluan bisnis yaitu:
  • Yellow pages
  • Web traffic control
  • Online store front
  • Standard websites
  • Business to business links
  • Comunity sites
  • Informational/ image sites
  • Content based sites
Ancaman umum yang ada pada trend e-business, yaitu:

1. Kenyamanan (convinience)
Trend ini berdampak pada perilaku swalayan konsumen dan kemudahan penggunaan

2. Keefektifan (effectiveness)
Trend ini berdampak pada lingkungan dan pelanggan perusahaan

3. Efisiensi (efisiensi)
Trend ini berdampak pada struktur internal perusahaan dan aktivitas
operasi perusahaan

4. Integrasi (integration)
Trend ini berdampak pada konsolidasi model one-stop-shopping

Ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi oleh para pengelola perusahaan yaitu :

1. Tantangan strategi bisnis Ketangguhan sistem informasi e-Business terletak pada bagaimana perusahaan merumuskan dan menuangkan strategi bisnisnya yang handal dalam sistem tersebut misalnya strategi harga strategi produk, strategi teknologi dan sebagainya.

2. Tantangan globalisasi Perusahaan-perusahaan lokal yang ingin berlaga di pasar global harus memahami seluk beluk bisnis dalam lingkungan ekonomi global.

3. Tantangan arsitektur informasi Keputusan perusahaan untuk mengembangkan sebuah arsitektur informasi yang baru guna mendukung tujuan bisnisnya.

4. Tantangan investasi Perusahaan harus mampu merumuskan visi dan anggaran untuk berinvestasi teknologi informasi dengan skala yang luas.Hal ini sangat kompleks dan membutuhkan perhatian yang serius

5. Tantangan kemampuan untuk merespon dan mengontrol Perusahaan tertantang untuk merancang sistem-sistem yang mudah dipahami dan dikontrol agar sistem informasi yang dibentuk mampu memberikan respon yang cepat dan tepat.

6. Tantangan operasional Kemampuan suatu perusahaan untuk memelihara informasi yang disajikan dalam situs web.Perusahaan juga dihadapkan pada persoalan keamanan data yang di share dalam jaringan global tersebut karena banyak hacker dan cracker yang berlalu lalang.

7. Tantangan komunikasi Kemampuan untuk mengkomunikasikan rencana induk pengembangan sistem kepada sumber daya manusia agar mereka dapat memahami, menerima dan mau menggunakan secara optimal.

SUMBER : KLIK DISINI!
Perencanaan & Pengembangan E-Business

1. Perencanaan

Proses perencanaan sistem e-bisnis, sebelum membangun sistem ebisnis terlebih dahulu perhatikan langkah-langkah yang harus ditempuh yaitu : Mendaya gunakan komputer personal, jaringan komputer dan internet seoptimal mungkin. Membangun halaman web untuk membangung jalinan komunikasi antara perusahaan dengan konsumen secara efektif dan fleksibel. Membangun SI e-Bisnis yang efektif Mengembangkan SI yang bersifat inter platform.Setelah semua terpenuhi di atas barulah kita melangkah dalam tahap pembangunan sistem e-bisnis.

2. Pengembangan E-Business

Tahapan Pengembangan E-Business: 

1).Brochurware
perusahaan biasanya menggunakan internet sebagai medium untuk berpromosi (marketing).

2). Customer Interactivity
perusahaan mulai mengembangkan kemampuan aplikasi situsnya untuk memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah (dialog) antara perusahaan dengan para konsumen

3). Transaction Enabler
pengembangan suatu aplikasi yang memungkinkan terjadinya transaksi bisnis secara elektronik (E-Commerce).

4). One-to-One Relationship
mekanisme yang memungkinkan terjadinya transaksi perdagangan antar individu

5). Real Time Organizations
bisnis non-stop 24 jam dimana seluruh transaksi telah diambil alih secara otomatis oleh komputer dimana secara real time calon penjual dan pembeli melalui situs perusahaan dapat bertemu dan melakukan transaksi saat itu juga

6). Communities of Interests
kemampuan perusahaan dalam membentuk sebuah komunitas di dunia maya, yang terdiri dari para konsumen dan rekanan bisnis yang saling bekerja sama untuk menciptakan value di internet
3. Pengembangan Sistem Informasi E-Business

Ada beberapa tolak-ukur yang dijadikan dasar apakah pengembangan sistem informasi e-business berhasil, yakni : 

  • Kemampuan sistem membuat efisiensi biaya, kemampuan sistem untuk melakukan segala aktivitas menggunkan media elektronik sehingga meminamalkan pengeluaran yang biasa dilakukan dalan bisnis secara tradisional. 
  • Kemampuan sistem meningkatkan layanan pada pelanggan, kemampuan system untuk memaintaince segala permintaan pelangggan secara elektronik dimana pelangganlah melakukan pesanan melalui mekanisme pemesan secara elektronik. 
  • Kemampuan sistem menjangkau pelanggan, kemampuan system untuk menjangkau pelangggan tidak hanya pelangga local, dalam negeri tetapi juga pelanggan secara global. 
  •  Kemampuan sistem untuk memberikan layanan cepat pada pelanggan, kemampuan system yang tidak terbatas oleh waktu, tempat dan keadaan sehingga memberikan pelayanan 24 jam intensif dengan media internet. 
  • Kemampuan sistem untuk mengurangi komplain pelanggan, kemampuan system untuk memberikan informasi secara detail mengenai suatu produk sehingga pelanggan merasa puas dan tidak melakukan complain. 
  • Kemampuan sistem untuk menyediakan sistem pembayaran efektif, kemampuna system untuk melukan pembayaran yang lebih efisien dengan menggunakan e-banking dengan tujuan mempermudah transaksi. 
  • Kemampuan sistem untuk menciptakan identitas pelanggan (pelanggan selamanya), Kemampuan system untuk mengenal identitas pelanggan dengan melakukan registrasi dahulu sebelum melakun kegiatan transaksi sehingga perusahaan dapat memberikan informasi perkembangan produk baru kepada pelanggan.
4. Tantangan Pembangunan Sistem Informasi E-Business

Ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi oleh para pengelola perusahaan yaitu :

1). Tantangan strategi bisnis

Ketangguhan sistem informasi e-Business terletak pada bagaimana perusahaan merumuskan dan menuangkan strategi bisnisnya yang handal dalam sistem tersebut misalnya strategi harga, strategi produk, strategi teknologi dan sebagainya.

2). Tantangan globalisasi

Perusahaan-perusahaan lokal yang ingin berlaga di pasar global harus memahami seluk beluk bisnis dalam lingkungan ekonomi global. Lingkup pasar berubah menjadi lebih luas. Perbedaan platform seperti bahasa, budaya, politik, harga, perilaku konsumen, kebijakan pemerintah dan sebagainya dapat menjadi masalah dan ancaman kerugian.

3). Tantangan arsitektur informasi

Keputusan perusahaan untuk mengembangkan sebuah arsitektur informasi yang baru guna mendukung tujuan bisnisnya

4). Tantangan investasi

Perusahaan harus mampu merumuskan visi dan anggaran untuk berinvestasi teknologi informasi dengan skala yang luas. Hal ini sangat kompleks dan membutuhkan perhatian yang serius

5). Tantangan kemampuan untuk merespon dan mengontrol

Perusahaan tertantang untuk merancang sistem-sistem yang mudah dipahami dan dikontrol agar sistem informasi yang dibentuk mampu memberikan respon yang cepat dan tepat.

6). Tantangan operasional

Kemampuan suatu perusahaan untuk memelihara informasi yang disajikan dalam situs web. Perusahaan juga dihadapkan pada persoalan keamanan data yang di-share dalam jaringan global tersebut karena banyak hacker dan cracker yang berlalu lalang.


7). Tantangan komunikasi

Kemampuan untuk mengkomunikasikan rencana induk pengembangan sistem kepada sumber daya manusia agar mereka dapat memahami, menerima dan mau menggunakan secara optimal. 

5. Faktor Yang Mempengaruhi Kegagalan Sistem Infromasi E-Business

  • Sering orang memandang SI e-Business adalah paling utama dan penting, sementara melupakan komitmen dan konsistensi terhadap materi informasi, produk dan respon layanan kepada konsumen. 
  • Antar-muka SI e-Business sering kurang interaktif,kurang komunikatif dan kurang mudah digunakan oleh konsumen, karena antar muka sering dibangun berdasarkan selera pembuatnya. 
  • Perubahan cara pandang, pola berbisnis, dan sistim dari tradisonal dan lokal menjadi moderen dan global; perusahaan dan pebisnis membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan tersebut 
          Dalam menjalankan e-bisnis di Indonesia masih banyak kendalanya, yaitu :

  • Dukungan pemerintah. Dukungan pemerintah yang masih belum jelas ditambah dengan belum adanya kebijakan- kebijakan yang mendukung perkembangan dari e-commerce ini dikeluarkan, belum jelasnya deregulasi dari system teknologi informasi khususnya internet yang merupakan salah satu tulang punggung dari perkembangan e-commerce, perbaikan sistem pabeanan dan deregulasi dalam ekspor impor barang. 

  • Perkembangan infrastruktur yang lambat. Salah satu hambatan utama adalah masih kurangnya insfrastrukur yang ada dan belum merata kepelosok Indonesia. Dibutuhkan keseriusan pemerintah untuk secara bertahap membangun infrastrukur yang baik dan terprogram sehingga secara bertahap, rakyat Indonesia mulai dapat dikenalkan dengan internet sebagai salah satu hasil dari perkembangan teknologi informasi dengan biaya yang murah dan terjangkau. 
  • Kurangnya sumber daya manusia. Kurangnya SDM Indonesia yang benar-benar menguasai sistem e-commerce ini secara menyeluruh, yang tidak saja menguasai secara teknis juga non-teknis seperti sistem perbankan, lalu lintas perdagangan hingga sistem hukum yang berlaku. Salah satu alasan yang cukup utama yaitu masih kurangnya ketersediaan informasi pengembangan system e-business seperti jurnal, majalah, seminar, workshop dll. 
  • Belum banyaknya bank yang telah membangun sistem dan rsquo; electronic banking dan rsquo; nya dengan baik, selain itu perbankan Indonesia juga masih sulit untuk melakukan transaksi dengan menggunakan mata uang lain, apalagi dalam jumlah nilai yang kecil serta belum adanya pihak ketiga sebagai penjamin transaksi secara online yang benar-benar berada di Indonesia. 


SUMBER :KLIK DISINI!

Senin, 01 Desember 2014

STRATEGI & IMPLEMENTASI E-BUSSINESS

1). Pengertian Strategi

Strategi menurut KBBI adalah rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus.

Strategi bisnis adalah Penetapan sasaran dan tujuan jangka panjang sebuah perusahaan, dan arah tindakan serta alokasi sumber daya yang diperlukan untuk mencapai sasaran dan tujuan tersebut. (MIT Press, Cambridge, Ma.)

2). Tingkatan Strategi Bisnis
  •  Tingkat Korporasi; strategi perusahaan yang memiliki saham (ownership) beberapa      perusahaan lain.
           Ciri – cirinya :
  1. Berorientasi pada nilai 
  2. Unsur fleksibilitas sangat tinggi 
  3. Jangka waktu lebih panjang 
  4. Perioritas pada pertumbuhan perusahaan 
  5. Konseptual 
  6. Tersentralisasi
  • Tingkat Bisnis Multi Divisi; merupakan strategi yang terjadi pada tingkat divisi atau unit bisnis dan merupakan strategi yang menekankan pada perbaikan posisi bersaing produk atau jasa pada spesifik industri atau segmen pasar tertentu.
          Ciri – cirinya :
  1. Resiko rendah 
  2. Keuntungan rendah 
  3. Setiap keputusan ada mediasi antara level korporasi dan fungsional 
  4. Biaya rendah 
  5. Membuat keputusan dan memberi pandangan antara lain tentang saluran distribusi, lokasi pasar, wilayah pabrik dan segmentasi pasar 
         >>Tahap-Tahapan Strategi Bisnis
 
       A. Pengamatan Lingkungan
  • Analisis Eksternal 
  1. Lingkungan eksternal : terdiri dari variabel-variabel (kesempatan dan ancaman) yang berada di luar organisasi dan tidak secara khusus ada dalam pengendalian jangka pendek dari manajemen puncak.
  2. Lingkungan Kerja : terdiri dari elemen-elemen atau atau kelompok yang secara langsung berpengaruh atau dipengaruhi oleh operasi-operasi utama organisasi. 
  3. Lingkungan Sosial : Terdiri dari kekuatan umum-kekuatan itu tidak berhubungan langsung dengan aktivitas-aktivitas jangka pendek organisasi tetapi dapat dan sering mempengaruhi keputusan-keputusan jangka panjang . 
  • Analisis Internal 
  1. Struktur, adalah cara bagaimana perusahaan diorganisasikan yang berkenaan dengan komunikasi, wewenang, dan arus kerja.
  2. Budaya, adalah pola keyakinan, pengharapan, dan nilai-nilai yang dibagikan oleh anggota organisasi.
  3. Sumber, daya adalah asset yang merupakan bahan baku bagi produksi barang dan jasa organisasi 
    B. Perumusan Strategi adalah pengembangan rencana jangka panjang untuk menejemen efektif dari kesempatan dan ancaman lingkungan, dilihat dari kelemahan perusahaan.

   C. Implementasi Strategi adalah prises dimana manajemen mewujudkan strategi dan kebijakannya dalam tindakan memalui pengembangan program, anggaran, dan prosedur.

   D. Evaluasi dan Pengendalian adalah proses yang melaluinya aktivitas-aktivitas perusahaan dan hasil kinerja dimonitor dan kinerja sesungguhnya dibandingkan dengan kinerja yang diinginkan.

  • Tingkat Fungsional; optimalisasi produktivitas sumber daya dalam memberikannilai (value) terbaik untuk kebutuhan pelanggan(customers).
         Ciri – cirnya :
  1. Jangka waktu pendek, kurang dari 1 tahun.
  2. Beresiko rendah 
  3. Keputusan diterapkan pada aktivitas yang sedang berjalan 
  4. Keputusan melibatkan masalah operasional dan berorientasi pada aktivitas
  •    Tingkat Operasional; merupakan strategi yang menjalankan implementasi dari operasional-operasional perusahaan
3). Faktor-Faktor Kunci Dalam Penyusunan Strategi Bisnis
  • Pertimbangan Regulasi dan Kebijakan Pemerintah.Semua organisasi beroperasi dalam kelompok masyarakat yang lebih luas. Apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan dalam kebijakan strategi perusahaan selalu dibatasi oleh regulasi, kebijakan dan peraturan pemerintah. 
  • Kondisi Persaingan dan Daya Tarik Industri Secara Keseluruhan. Kondisi persaingan dan dan daya tarik industri secara keseluruban merupakan faktor penentu strategi yang besar. Strategi perusahaan harus disesuaikan dengan sifat dan kombinasi faktor-faktor kompetisi – harga, kualitas produk, fitur kinerja, layanan, garansi, dan lain-lain. Apabila kondisi persaingan meningkat secara signifikan, maka perusahaan harus meresponnya dengan tindakan strategis untuk melindungi posisinya. 
  • Peluang Pasar dan Ancaman Eksternal Perusahaan. Peluang bisnis dan perkembangan eksternal memberikan merupakan pengaruh dalam proses penyusunan strategi. Strategi perusahaan harus dengan sengaja diarahkan untuk menangkap peluang pertumbuhan yang terbaik. Strategi juga harus memberikan respon terhadap ancaman eksternal demi stabilitas kinerja perusahaan di masa datang. 
  • Kekuatan Sumber Daya Perusahaan, Kompetensi, dan Kemampuan Kompetitif. Salah satu pertimbangan internal penentu strategi yang terpenting adalah apakah perusahaan memiliki sumber daya, kompetensi dan kemampuan yang dibutuhkan untuk melaksanakan strategi dengan optimal. Faktor-faktor inilah yang memungkinkan perusahaan untuk memperbesar penguasaan pasar, mendukung daya kompetitif perusahaan dalam arena pasar, dan menjadi dasar strategi perusahaan. 
  • Ambisi Pribadi, Filsafat Perusahaan, dan Kepercayaan Etis Manajer.Pilihan strategi biasanya juga dipengaruhi oleh ambisi dan visi pendiri/pemilik perusahaan. Setiap business owner memiliki pandangan yang berbeda-beda mengenai bagaimana cara bersaing, bagaimana memposisikan perusahaan, serta image apa yang ingin dibentuk. 
  • Pengaruh Shared Values dan Company Culture dalam Strategi. Kultur perusahaan juga memiliki kemungkinan yang besar dalam menentukan tindakan strategis perusahaan, terkadang bahkan mendominasi pilihan langkah strategis. Nilai, budaya kerja dan keyakinan tertentu dapat terpatri dalam pemikiran dan tindakan top manajemen. Hal ini pada giliran berikutnya akan ikut mempengaruhi pilihan strategi yang akan dirumuskan.


4). Beberapa Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Pembentukan Strategi E-Bussiness

      1.Penyusunan rencana pengembangan
         Dalam perancangan suatu e-business dibutuhkan susunan – susunan rencana yang digunakan selama mengembangkan sistem yang akan digunakan.

     2.Pembangunan secara bertahap/dinamis
        Implementasi e-business dalam suatu usaha yang sebelumnya belum menerapkan e-business harus dilakukan secara bertahap dan tidak langsung. Ada yang beriringan berjalan dengan sistem lama, implementasi separuh (separuh sistem lama, separuh sistem e-business) atau bahkan implementasi langsung. Selain itu butuh evaluasi terus – menerus dalam penerapan e-business yang dikarenakan perkembangan teknologi yang berjalan sangat cepat.

3.Perlu menetapkan prioritas implementasi
   Seperti yang dijelaskan sebelumnya, implementasi e-business ada yang beriringan berjalan dengan sistem lama, implementasi separuh (separuh sistem lama, separuh sistem e-business) atau bahkan implementasi langsung. Dalam hal implementasi perlu memperhatikan prioritas, cara implementasi yang mana yang sangat dibutuhkan perusahaan.

4. Pemilihan teknologi yang tepat
    Tidak semua perusahaan membutuhkan ERP, CRM dan lain sebagainya. Maka dari itu sekali lagi yang perlu ditekankan adalah kebutuhan dari perusahaan menurut tingkat urgensinya. Penggunaan teknologi sebaiknya berdasarkan hal – hal yang menjadi kebutuhan paling mendesak dalam hal menunjang kinerja perusahaan dalam pencapaian tujuan.

5. Penyiapan sumber daya
    Diperlukan banyak sumber daya yang diperlukan dalam penerapan e-business antara lain sumber daya teknologi dan manusia. Dalam hal sumber daya teknologi, perusahaan ada baiknya memperhatikan hal – hal yang menunjang bekerjanya sistem e-business tersebut seperti contohnya penggunaan hardware tertentu, penggunaan jasa web hosting, kerjasama dengan institusi penyedia jasa internet dan lain sebagainya. Sedangkan dalam hal sumber daya manusia perusahaan perlu melatih para pegawainya yang nantinya akan bekerja menggunakan sistem e-business. Namun ada baiknya dilakukan perundingan dengan pegawai – pegawai senior untuk melakukan musyawarah apakah sistem layak diterapkan atau tidak.

6.Pengembangan diserahkan pihak ketiga
   Tidak sepenuhnya dalam penerapan e-business dalam pengembangannya ditangani oleh pihak perusahaan sendiri. Diperlukan third party dalam pengembangannya sehingga perusahaan dapat tetap fokus dalam kegiatannya mencapai tujuan.

5). Perbedaan Strategi Bisnis Dan Strategi E-Bussiness

     E-business sama seperti halnya bisnis biasa namun dengan memanfaatkan media elektronik. Maka dari itu sama halnya seperti bisnis, e-business pastinya membutuhkan strategi untuk dapat berjalan sesuai dengan tujuan perusahaan. Teknologi informasi adalah sarana penunjang paling potensial dalam penerapan e-business dewasa ini. Maka dari itu, teknologi informasi menjadi salah satu potensi yang dapat meningkatkan daya saing perusahaan dalam mencapai tujuannya. Tanpa perencanaan dan strategi yang matang, e-business mungkin dapat berjalan tapi apakah dalam pelaksanaannya dapat bertahan lama sehingga dapat mencapai tujuan perusahaan sesuai visi dan misi itulah yang menjadi persoalan. Beberapa yang perlu dipertimbangkan dalam pembentukan strategi e-business :
  • Penyusunan rencana pengembangan 
         Dalam perancangan suatu e-business dibutuhkan susunan – susunan rencana yang digunakan selama mengembangkan sistem yang akan digunakan. 
  • Pembangunan secara bertahap/dinamis 
          Implementasi e-business dalam suatu usaha yang sebelumnya belum menerapkan e-business harus dilakukan secara bertahap dan tidak langsung. Ada yang beriringan berjalan dengan sistem lama, implementasi separuh (separuh sistem lama, separuh sistem e-business) atau bahkan implementasi langsung. Selain itu butuh evaluasi terus – menerus dalam penerapan e-business yang dikarenakan perkembangan teknologi yang berjalan sangat cepat. 
  • Perlu menetapkan prioritas implementasi
          Seperti yang dijelaskan sebelumnya, implementasi e-business ada yang beriringan berjalan dengan sistem lama, implementasi separuh (separuh sistem lama, separuh sistem e-business) atau bahkan implementasi langsung. Dalam hal implementasi perlu memperhatikan prioritas, cara implementasi yang mana yang sangat dibutuhkan perusahaan. 
  • Pemilihan teknologi yang tepat 
         Tidak semua perusahaan membutuhkan ERP, CRM dan lain sebagainya. Maka dari itu sekali lagi yang perlu ditekankan adalah kebutuhan dari perusahaan menurut tingkat urgensinya. Penggunaan teknologi sebaiknya berdasarkan hal – hal yang menjadi kebutuhan paling mendesak dalam hal menunjang kinerja perusahaan dalam pencapaian tujuan. 
  • Penyiapan sumber daya 
         Diperlukan banyak sumber daya yang diperlukan dalam penerapan e-business antara lain sumber daya teknologi dan manusia. Dalam hal sumber daya teknologi, perusahaan ada baiknya memperhatikan hal – hal yang menunjang bekerjanya sistem e-business tersebut seperti contohnya penggunaan hardware tertentu, penggunaan jasa web hosting, kerjasama dengan institusi penyedia jasa internet dan lain sebagainya. Sedangkan dalam hal sumber daya manusia perusahaan perlu melatih para pegawainya yang nantinya akan bekerja menggunakan sistem e-business. Namun ada baiknya dilakukan perundingan dengan pegawai – pegawai senior untuk melakukan musyawarah apakah sistem layak diterapkan atau tidak. 
  • Pengembangan diserahkan pihak ketiga 
         Tidak sepenuhnya dalam penerapan e-business dalam pengembangannya ditangani oleh pihak perusahaan sendiri. Diperlukan third party dalam pengembangannya sehingga perusahaan dapat tetap fokus dalam kegiatannya mencapai tujuan.

6). Contoh Penerapan Strategi Bisnis

Strategi Penghematan Biaya. Kini Air Asia dapat menekan banyak biaya transportasi dan distribusi. Biaya yang harusnya dikeluarkan saat petinggi perusahaan harus mendatangi rapat di tempat yang jauh, kini tidak diperlukan lagi. Sekarang rapat dapat dimana saja, asal ada device, software dan koneksi internet. Dan penghematan biaya di berbagai sektor itu telah membuat harga tiket menjadi murah, dan customer akirnya banyak yang memilih Air Asia.

Strategi Pembedaan. Air Asia dulu belum terkenal seperti sekarang. Karna perkembangan teknologi lah, Air Asia menjadi terkenal seperti sekarang. Promosi lewat media elektronik dan aneka inovasi yang ditawarkan adalah salah satu hal yang membuatnya bangkit dan berkembang. Perkembangan Air Asia tentu tidak secara langsung, perusahan tersebut harus melihat keunggulan perusahaan penerbangan lain, yang informasinya dapat dengan mudah di cari melalui internet.

Strategi Kerja sama dan Inovasi. Dan dengan berkembangnya dunia internet, kini Air Asia telah menjalin hubungan kerja sama dengan beberapa hotel dan resort. Dengan membeli tiket penerbangan Air Asia, customer akan mendapatkan discount khusus di hotel atau resort yang bekerja sama dengan Air Asia. Dengan begitu, banyak customer yang akan memanfaatkan momen ini. Dan semua pihak akan merasa diuntungkan.

Strategi Peningkatan Pangsa Pasar. Saat ini, iklan yang paling customer lihat dan perhatikan adalah iklan di media elektronik dan web service. Dengan memasang iklan pada kedua media elektronik tersebut, Air Asia dapat meluaskan pasar dan relasi. Air Asia dapat membuka cabang di berbagai kota bahkan negara. Dan customernya pun akan semakin bertambah.

Strategi Kenyamanan Customer. Saat ini Air Asia tengah mengembangkan websitenya sendiri yang bertajuk AirAsia.com yang menyediakan transaksi online bagi customer yang ingin memesan tiket serta membayar via bank. Dengan ini, customer akan merasa sangat terbantu. Customer tidak perlu jauh – jauh ke Air Asia untuk memesan dan membeli tiket. Customer dapat mengunduhnya melalui internet dan memprintnya sendiri dimanapun.

Strategi Efisiensi Internal. Dengan adanya jaringan, para pekerja akan merasa sangat terbantu apabila harus bekerjasama dengan rekan kerja yang lain melalui jaringan tersebut. Dan dengan sistem IT yang membuat berbagai program penunjang pekerjaan mereka, mereka akan merasa sangat terbantu. Contohnya sistem informasi keuangan atau akuntansi. Dengan begini, kinerja karyawan pun akan semakin baik. Ini semua dapat terwujud dengan adanya IT dalam dunia bisnis.


     Setelah kita membahas tentang Stretegi E-Business, kami menyimpulkan bahwa hubungan antara strategi bisnis/perusahaan dengan strategi e-business. Strategi e-business tentunya dipengaruhi oleh strategi bisnis itu sendiri. Namun dalam e-business strategi-strategi bisnis tersebut dapat dikembangkan dengan adanya penggunaan IT.

Alasan diperlukanya keselarasan antara strategi bisnis dengan strategi e-business pada suatu perusahaan.dan berikan contoh keterkaitan antara strategi bisnis dengan strategi e-business: Karena strategi e-business dan strategi bisnis memiliki keterkaitan yaitu strategi e-business merupakan implementasi strategi bisnis yang dalam proses bisnisnya lebih mengutamakan penggunaan IT. 
  • Cost leadership strategy : memposisikan biaya produk dan jasa yang lebih rendah namun kualitas standar tetap dipertahankan dalam industri tersebut. Upaya penghematan dan penekanan biaya di berbagai sektor menjadi pilihan yang tidak dapat ditawar lagi guna menentukan harga terbaik untuk konsumen. Dalam strategi e-bussiness Penggunaan IT sangat bermanfaat untuk mengurangi biaya dari proses bisnis.
  • Differentiation strategy : menjadi unik dalam industri ,seperti penyediaan produk-produk yang unik dengan tetap menjaga kualitas yang tinggi dengan harga kompetitif. Dalam srtategi e-business IT digunakan untuk mengurangi keunggulan dari pesaing dan dapat memantau harga produk kita tetap kompetiif dengan harga produk pesaing bisnis.
  • Innovation strategy : membangun atau membuat produk dan layanan dengan karakteristik baru dan mengembangkan jaringan penjualan.Dalam staregi e-business IT digunakan untuk membantu menciptakan priduk dan jenis layanan-layanan baru ,mengubah proses bisnis, dan juga menciptakan pasar baru. 
  • Growth strategy :peningkatan pangsa pasar Dalam staregi e-business IT dapat digunakan untuk mengelola ekspansi bisnis regional dan global. 
  • Alliance strategy : membangun kerjasama dengan rekan bisnis dan melakuka sinergi dari kompetisi bisnis yang ditekuni oleh masing-masing. Dalam strategi e-business IT dapat digunakan untuk memperluas dan mendukung strategi relasi bisnis. 
  • Customer oriented strategy : sebuah upaya yang dilakukan untuk membuat konsumen nyaman dan senang. Dalam strategi e-business IT sangat bermanfaat dalam penerepan strategi ini semisal dengan membentuk layanan konsumen melalui situs resmi atau pun e-mail. 
  • Internal efficiency strategy : peningkatan cara atau metode untuk menciptakan kepuasan karyawan,peningkatan kualitas,produktivitas dan pengambilan keputusan. Dalam strategi e-business IT digunakan untuk mendukung strategi ini untuk dapat lebih efisien dengan peningkatan layanan informasi karyawan,produk dan penggunaan software atau aplikasi yang membantu.

SUMBER : KLIK DISINI!