PEMBAYARAN ELEKTRONIK (ONLINE)
Bagi Anda yang suka berbelanja online, tentu sudah tidak asing lagi dengan step-step mudah ketika membeli produk atau jasa secara online. Anda tinggal memilih produk atau jasa yang anda inginkan secara cermat, kemudian Anda dapat menghubungi pihak penjual dan melakukan transaksi pembayaran. Selanjutnya, Anda tinggal duduk manis di rumah sambil menunggu produk atau jasa pesanan diantarkan sampai ke rumah. Konsep belanja online seperti ini selanjutnya yang dikenal dengan sebutan e-commerce.
Dan kini melakukan transaksi secara jual-beli atau e-commerce ternyata tak hanya mengandalkan fasilitas transfer dana yang disediakan oleh bank saja. Agar proses transaksi lebih aman, Anda dapat menggunakan metode pembayaran lainnya yang dikenal dengan sebutan e-payment.
APA ITU E-PAYMENT ???
Dengan menggunakan fasilitas e-payment, pihak penjual dan pihak pembeli akan mendapatkan beragam manfaat, antara lain:
- Sistem transaksi yang mudah dan dapat dilakukan secara universal selama masih berada dalam 1 wilayah negara
- Keamanan transaksi lebih terjaga dibandingkan dengan melakukan transaksi secara cash atau secara transfer rekening pribadi
- Penggunaan waktu dan tenaga menjadi lebih simpel dan efisien
Merupakan sistem pembayaran alternatif sistem pembayaran tradisional. Bentuk pembayaran tradisional biasanya menggunakan cash, pembayaran melalui bank maupun pembayaran menggunakan kartu.
Pembayaran elektronik akan memudahkan konsumen dengan membayar melalui jaringan/internet. Data-data untuk pembayaran elektronik biasanya ter-digitilisasi.
Pembayaran elektronik akan memudahkan konsumen dengan membayar melalui jaringan/internet. Data-data untuk pembayaran elektronik biasanya ter-digitilisasi.
Ada dua model pembayaran elektronik yaitu:
1. Cash-based payment model (token based). Seperti layaknya pembayaran tunai secara fisik yang merepresentasikan nilai pembayaran.
2. Cheque/Credit/debit card-based payment model (account based system). Berupa “pesan” untuk mentransfer pembayaran (tidak merepresentasikan secara langsung nilai pembayaran).
Bentuk / cara pembayaran yang digunakan di Internet umumnya bertumpu pada sistem keuangan nasional, tapi ada juga beberapa yang mengacu kepada keuangan lokal / masyarakat. Adapun klasifikasi berbagai mekanisme pembayaran tersebut dapat kita bagi dalam lima (5) mekanisme utama, seperti:
a. Transaksi model-ATM
Yang menyangkut hanya institusi finansial dan pemegang account yang akan melakukan pengambilan atau mendeposit uangnya dari account masing-masing.
b. Pembayaran dua pihak tanpa perantara.
Transaksi dilakukan langsung antara dua pihak tanpa perantara menggunakan uang nasional-nya. Pada prinsipnya adalah jasa-jasa yang bersifat barter atau exchange / pertukaran. Jasa demikian sangat banyak di Internet kadang-kadang muncul kadang mati tentunya.
Beberapa diantara jasa barter ini antara lain adalah:
- International Reciprocal Trade Association yang berusaha untuk memajukan industri jasa barter di dunia ini dan menaikan nilai tambah dari industrin jasa tersebut.
- Global Village Bank memfasilitasi pertukaran jasa yang berkaitan dengan komputer / internet. Sebetulnya masih banyak lagi perusahaan seperti itu, hanya mereka umumnya mencantumkan nomor 800 mereka – hal ini menunjukan bahwa transaksi melalui Internet belum tentu seaman cara transaksi yang lain.
Umumnya proses pembayaran yang menyangkut debit, kredit maupun check masuk dalam kategori ini.
Ada beberapa metoda pembayaran yang dapat digunakan, yaitu:
- Sistem pembayaran kartu kredit on-line.
- Sistem pembayaran check on-line.
- Time Dollars – sebuah model mekanisme / aktifitas yang di rancang untuk memonitor yang diharapkan- untuk meng-encourage pertumbuhan jasa di masyarakat. Sangat di sarankan untuk melihat dari dekat hal-hal ini dalam The Time Dollar Institute. Jika ada perasaan tidak aman dalam melakukan transaksi online, maka sistem secure 800 dapat membantu mekanisme pembayaran melalui telepon bagi pembelian yang dilakukan secara online.
- 1ClickCharge menyediakan “super-thin client” (wallet / dompet) maupun membayar di awal blok dari micropurchases melalui kartu kredit.
Ada beberapa perusahaan memberikan servis micropayment yang bertumpu pada pihak ke tiga,termasuk di dalamnya:
- IBM juga memberikan servis berupa dompet & server micropayment.
- Netscape memberikan beberapa produk dari secure server. Mengingat Netscape adalah browser yang cukup dominan di Internet, maka produk mereka tentunya sudah terintegrasi dengan baik ke browser pada klien komputer yang memungkinkan berbagai solusi yang menarik.
- CheckFree adalah sebuah sistem pembayaran secara elektronik yang telah dikembangkan sejak 1981, sistem tersebut mempunyai sebuah pembayaran tanpa check (checkless) yang dapat digunakan dari sebuah PC.
- Verifone adalah sebuah perusahaan yang membuat sistem pembayaran secara elektronik. Mereka juga mengembangkan sistem internet bagi pembeli,retailer maupun institutsi finansial.
Kartu Pembayaran (Payment Card)
a. Kartu Kredit Menurut Hendro Wibowo (2008), credit card atau kartu kredit adalah kartu yang dikeluarkan oleh pihak bank dan sejenisnya yang dapat digunakan oleh pembawanya untuk membeli segala keperluan dan barang – barang serta pelayanan tertentu secara hutang.Kartu kredit sudah diterima oleh umum sebagai sistem pembayaran yang nyaman dan aman. Sebagian besar bisnis online telah menggunakan sistem pembayaran dengan kartu kredit. Dengan sistem pembayaran kartu kredit, pelanggan tidak repot untuk pergi ke bank, mengantri untuk mengirim uang atau pun ke mesin ATM untuk melakukan transfer, tetapi pelanggan dapat langsung melakukan pembayaran secara online dengan kartu kredit.
Berikut adalah pihak – pihak yang terkait dengan proses bisnis kartu kredit:
- Pemilik kartu kredit/pelanggan/user. Pemilik dari kartu yang dipergunakan untuk melakukan pembelian.
- Merchant. Pihak yang menerima pembayaran dengan kartu kredit untuk produk atau jasa dari pemilik kartu kredit.
- Acquirer. Institusi finansial atau organisasi lain yang menyediakan jasa pemrosesan kartu ke merchant.
- Asosiasi kartu. Jaringan seperti VISA atau Mastercard yang berperan sebagai gateway antara acquirer dan issuer untuk mengotorisasi dan melakukan pencairan transaksi.
- Issuer. Institusi finansial atau organisasi lain yang mengeluarkan kartu kredit (card association branded) ke pemegang kartu. Issuer dari kartu ini memberikan sejumlah pinjaman ke pelanggan (user) sehingga user dapat meminjam uang untuk melakukan pembayaran ke merchant. Kartu Kredit memungkinkan pelanggan untuk menunda tagihan mereka, namun akan menambah denda yang harus mereka bayar.
- Regulator. Umumnya badan pemerintah yang mengatur regulasi proses pemerintah.
Ketika memilih pembayaran dengan kartu kredit, umumnya yg diminta adalah mengisi data berikut:
• Nama lengkap, harus sama dengan di kartu.
• 16 digit nomor kartu kredit.
• Tanggal kadaluarsa kartu kredit.
• Alamat lengkap sesuai di lembar tagihan.
• 3-4 angka terakhir di balik kartu kredit anda (CVV – Card Verification Value).
Lanjutkan proses pembayaran dengan menekan tombol ‘Confirm’ atau ‘Submit’, kemudian sistem akan melakukan pengecekan ke VISA/MasterCard (sesuai dengan jenis kartu) untuk mem-validasi kartu kredit anda. Kalau data kartu kredit sudah dianggap benar, maka tagihan akan dimasukan ke kartu kredit anda dan halaman website akan memunculkan pesan bahwa pembayaran sudah berhasil di proses.
• 16 digit nomor kartu kredit.
• Tanggal kadaluarsa kartu kredit.
• Alamat lengkap sesuai di lembar tagihan.
• 3-4 angka terakhir di balik kartu kredit anda (CVV – Card Verification Value).
Lanjutkan proses pembayaran dengan menekan tombol ‘Confirm’ atau ‘Submit’, kemudian sistem akan melakukan pengecekan ke VISA/MasterCard (sesuai dengan jenis kartu) untuk mem-validasi kartu kredit anda. Kalau data kartu kredit sudah dianggap benar, maka tagihan akan dimasukan ke kartu kredit anda dan halaman website akan memunculkan pesan bahwa pembayaran sudah berhasil di proses.
proses singkat alur transaksi sebagai berikut :
- Nasabah melakukan transaksi di merchant (toko). Lalu kartu kredit digosok atau dicolok di mesin EDC. Data berisi informasi: nomor kartu kredit, expiry date, nama nasabah, CVC (Card Verification Code), Credit limit.
- Data nasabah kemudian mengalir ke jaringan (network) LAN yang dikelola oleh pihak ketiga, dalam hal ini vendor atau perusahaan switching (outsourcing).
- Aliran data kemudian masuk ke pusat data (data center) Bank X. Dari sini data kemudian diolah di dalam NAC (Network Access Control), Cardlink Mainframe dan MIP (Mastercard Interface Processor) /VAP (Visa Access Point).
- Setelah selesai data nasabah kemudian masuk ke network Visa/Master melalui gateway international.
- Dari jaringan Visa/Mastercard ini, data nasabah akan dipilah berdasarkan issuernya, apakah kartu tersebut kartu kredit Bank X, Citibank, Mandiri dan sebagainya.
- Kemudian proses data berulang (looping) dan apabila data nasabah valid dan outstanding kredit lancar atau mencukupi maka transaksi akan langsung diapproved oleh mesin EDC. Nasabah membawa pulang barang belanjaannya.
Smart card merupakan sebuah kartu yang memiliki perangkat chip kecil yang tertanam di dalamnya. Smart card harus dimasukkan ke smart card reader dengan koneksi langsung ke komputer. Pemindahan perintah, data, dan status kartu menggunakan kontak fisik ini.Smart card secara sederhana adalah sebuah kartu plastik yang pada umumnya seukuran kartu kredit, dan mempunyai microchip di dalamnya. Microchip tersebut dapat berupa microprocessor yang dilengkapi dengan internal memory, atau hanya berupa microchip memory saja, sehingga dapat diprogram untuk menjalankan program atau menyimpan informasi.Smart Card terdiri dari komponen utama sebagai berikut :
- Contact Disc yaitu interface yang terbuat dari logam. Biasanya berwarna keemasan, untuk komunikasi antara kartu dengan readernya, bisa enam atau delapan contact tergantung jenis kartnya.
- Chip. Terdiri dari microprecessor dan memori atau hanya memori saja
- Plastic Body. Terbuat dari bahan PVC, ABC atau polycarbonate sehingga kuat dan tahan lama.
Chaudhury & Kuilboer (2002, p.173), Smart card sepintas terlihat sama seperti kartu kredit, tetapi smart card memiliki microchip yang ditanamkan. Smart card memiliki kepingan seperti logam yang menggambarkan perantara dengan dunia dan memory untuk menyimpan informasi dan nilai. Smart card sudah digunakan meluas di Eropa untuk beberapa tahun ini, kebanyakan untuk Stored-Value Telephone Cards. Telekomunikasi di Eropa sudah menggunakan smart card, dimana telepon umum sudah tidak menggunakan koin. Smart card juga dipergunakan secara luas di Kanadauntuk pelayanan kesehatan.
Store-Value Smart Cards memiliki jumlah fitur yang menarik.
Store-Value Smart Cards memiliki jumlah fitur yang menarik.
- Mudah dibawa, dimanapun diseluruh dunia siap menerima mata uang itu.
- Aman dan tidak mudah diakses oleh orang yang bukan pengguna sebenarnya.
- Tidak mudah dipalsukan seperti kartu kredit
- dapat melakukan transaksi sekecil apapun dan telah digunakan secara luas melalui Visa Card mondex
Bagi Customer
- Dapat menggantikan fungsi uang kas, buku cek dan kartu kredit untuk semua transaksi keuangan
- Peningkatan security dan lebih sederhana
- Pengurangan paperwork dan usaha record keeping
- Peningkatan kecepatan transaksi, kemudahan dan mengurangi kumpulan koin
- Volume penjualan lbih tinggi, transaksi lebih cepat, kemudahan, pengurangan biaya, dan kemungkinan kehilangan pada transaksi lebih kecil.
- Peningkatan jumlah pelanggan, biaya overhed lebih kecil dan kemungkinan fraud yang lebih kecil.
E-cash merupakan salah satu dari “electronic payment” yang sekarang ini sangat banyak digunakan. E-cash merupakan gambaran dari simbol electronik yang memiliki nilai (bit dan byte) seringkali digunakan dalam transaksi barang dan jasa. E-cash dipublikasikan oleh institusi legal, perusahaan dan organisasi. E-cash biasanya memiliki keterbatasan penerimaan (bergantung seberapa besar publisher market-nya).
Dibawah ini beberapa perusahaan yang menerbitkan e-cash:
1. Digicash : ditemukan oleh team dari veteran industri perangkat lunak dan anggota dari elite technology units of the Israeli Army.
2. Mondex : ditemukan tahun 1990, Westminster Bank di Inggris – sekarang ini telah terpisah dari mastercard.
3. Paypal : bagian dari perusahaan ebay, diintegrasikan dengan e-bay
Konsep e-Cash :
1. Konsumen membeli e-cash melaui bank
2. Bank mengirim e-cash bits kepada konsumen (setelah mengisi
3. Konsumen mengirimkan e-cash kepada penjual
4. Penjual memeriksa kebasahan dari e-cash tersebut kepada bank
5. Bank mengkonfirmasi jika e-cash tersebut masih berlaku
6. Seluruh transaksi selesai, jika penjual meberikan e-cash.
Adalah mata uang digital dan hanya bisa dicairkan melalui rekening bank atau ATM. E-Wallet merupakan dompet elektronik yang kini mulai banyak dirasakan manfaatnya oleh pengguna. E-Wallet ini mendukung penggunanya untuk melakukan transaksi melalui rekening bank. Sehingga, yang dibayarkan bukanlah berupa uang tunai, tetapi menyerupai pembayaran seperti halnya kartu kredit. Bank yang mendukung sistem E-Wallet ini harus telah mendukung sistem online dalam transaksi yang akan dijalankan oleh pembeli dan penjual. Pembayaran dilakukan dengan menyimpan nomor kartu kredit anda ke hardisk dalam kondisi terenkripsi dengan aman. Pembelian dilakukan pada situs web yang mendukung e-wallet tersebut. Pada saat tombol “pay” ditekan maka proses pembayaran melalui kartu kredit akan dilakukan transaksinya secara aman oleh server perusahaan e-wallet. Saat ini sudah sangat banyak E-Wallet yang ada di Indonesia. Salah satunya adalah BCA FLAZZ, Mandiri E-TOLL Card, Bank DKI JakCard, Telkomsel Cash (T-Cash), dan Indosat I-Pay. Dan masih banyak lagi e-wallet yang rencananya juga akan memeriahkan Uang Elektronik Indonesia. Dari segi teknologi yang diusung oleh para e-wallet ini bervariatif. Sebagian besar pemain dari Bank menggunakancontact-less module yang memudahkan pengguna e-wallet ini cukup mendekatkan kartu e-wallet mereka dengan module tersebut. Dan proses pembayaran dilakukan. Lain hal dengan T-Cash, model mereka menggunakan sistem SMS yang mereka miliki sebagai konfirmasi transaksi pembayaran. Jadi ketika bertransaksi di merchant T-Cash, pelanggan Telkomsel yang memiliki account T-Cash cukup memberikan nomor HPnya ke kasir dan kemudian kasir akan memprosesnya disystem T-Cash. Saat itu juga system T-Cash akan menginformasikan pembayaran ke nomor pelanggan tersebut melalui SMS. Sedangkan untuk I-Pay dari Indosat, mereka menggunakan web sebagai basis transaksi dan bekerja sama dengan merchant yang murni online, seperti online game, dll. Model I-Pay ini mirip dengan yang PayPal sudah jalankan sejak 1998. E-Wallet menyimpan identitas pemilik pribadi dan alamat dari kartu kredit atau e-cash atau infomrasi lainnya.
MANFAAT E-WALLET :
- Membuat belanja lebih mudah efisien.
- Mengurangi kebutuhan untuk mengulangi informasi pribadi yang diidentifikasikan kedalam formulir pembayaran
- Bekerja didalam berbagai tempat perbelanjaan yang berbeda untuk mempercepat pemeriksaan.
- Amazon.com merupakan salah satu situs penjualan pertama yang mengurangi pengisian formulir pembayaran.
Electronic Funds Transfer merupakan pelayanan jasa bank dalam transfer dana dari satu account ke account lain baik dalam satu institusi bank maupun antar institusi bank lain. Semula jasa bank dengan memakai warkat (transfer secara fisik) kemudian beralih dengan menggunakan teknik elektronik. Pada dasarnya transaksi dengan menggunakan Electronic Funds Transfer berbeda dengan transaksi pembayaran secara konvensional yang dilakukan dengan menggunakan kertas (paper) maka dalam Electronic Funds Transfer transaksi pembayaran dilakukan menggunakan media elektronik yang mencakup transaksi Kartu Kredit, Automated Teller Machine (ATM) dan Transfer Dana. Semua jenis transaksi yang ada dalam EFT tersebut sudah diterapkan dalam perbankan Indonesia dan yang paling banyak digunakan dalam masyarakat selain ATM ( Automated Teller Machine ) adalah kartu kredit. Salah satu ciri Electronic Funds Transfer pada salah satu sistem pembayaran adalah dengan menggunakan kartu plastik ( credit card, debit card maupun dengan menggunakan sarana ATM)
f. E-Banking (Electronic Banking)
Dengan e-banking, pelanggan tidak perlu lagi membuang waktu untuk antri di kantor – kantor bank atau ATM, karena saat ini banyak transaksi perbankan dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja melalui jaringan elektronik, seperti internet dan handphone.
Bagi pelanggan yang telah memiliki rekening tabungan dapat mengajukan layanan e-banking yang meliputi internet banking, mobile banking, phone banking, dan sms banking.
• Internet Banking
Pelanggan dapat melakukan transaksi perbankan (financial dan nonfinancial) melalui komputer yang terhubung dengan jaringan internet bank. Jenis transaksinya antara lain: transfer dana, informasi saldo, mutasi rekening, informasi nilai tukar, pembayaran tagihan, pembelian.
• Mobile Banking
Mobile banking adalah perbankan yang dapat diakses langsung melalui telepon selular / handphone GSM (Global for Mobile Communication) denganmenggunakan SMS (Short Message Service). Jenis transaksinya antara lain: transfer dana, informasi saldo, mutasi rekening, informasi nilai tukar, pembayaran, pembelian.
• Phone Banking
Phone banking merupakan layanan yang diberikan untuk kemudahan dalam mendapatkan informasi perbankan dan untuk melakukan transaksi financial non-cash melalui telepon. Jenis transaksinya antara lain: transfer dana, informasi saldo, mutasi rekening, pembayaran, pembelian.
• SMS Banking
SMS banking merupakan layanan informasi perbankan yang dapat diakses langsung melalui telepon selular / handphone dengan menggunakan media SMS. Jenis transaksinya antara lain: transfer dana, informasi saldo, mutasi rekening, pembayaran, pembelian.
g. Micropayment
Dalam bahasa sederhananya adalah pembayaran untuk uang recehan yang kecil-kecil. Mekanisme Micropayment ini penting dikembangkan karena sangat diperlukan pembayaran receh yang kecil tanpa overhead transaksi yang tinggi.
JENIS-JENIS PEMBAYARAN ONLINE
1. Paypal:
Semua orang yang aktif di bisnis online dan suka bertransaksi via internet pasti paling tidak pernah mendengar paypal. Transaksi paypal sangat cepat dan aman sehingga kita tidak perlu khawatir akan ditipu dsb karena metode pembayaran satu ini telah berlisensi dunia. Memakai paypal tak ubahnya seperti rekening bank, namun pencairan uang memakai rekening bank biasanya memakan waktu lama serta dipotong biaya administrasi disana sini. PayPal mengatasi kekurangan dalam pengiriman uang tradisional seperti Cek atau Money order. Perlu diperhatikan, untuk mendaftar paypal anda harus memiliki kartu kredit dulu. karena jika akun paypal tidak diverifikasi memakai kartu kredit, fiturnya akan sangat dibatasi. Tapi kalau benar2 kesulitan untuk mendapatkan kartu kredit, anda masih bisa menggunakan VCC (Virtual credit card) untuk verifikasinya. Tidak mahal dengan biaya 70 ribuan rupiah anda sudah bisa memverifikasi akun paypal anda sehingga bisa dipakai secara maksimal.
2. Alertpay:
fungsi alertpay sama dengan paypal yaitu untuk bertransaksi secara online. Bedanya, AlertPay tidak membutuhkan kartu kredit untuk verifikasi. Verifikasi dilakukan dengan menggunakan kartu identitas dan dokumen yang pernah dikirim ke alamat Anda misalnya: tagihan telepon, tagihan listrik atau yang lain. Untuk biaya pendaftaran, AlertPay tidak membebani Anda dengan biaya pendafatran alias Anda bisa daftar gratis di AlertPay.
Ada 3 jenis account yang disediakan AlertPay yaitu Personal Starter, Personal Pro dan Busines. kesemua account tersebut bisa dibuat dengan gratis. Namun Perbedaanya adalah jika Anda mendaftar untuk account AlertPay Personal Starter, Anda tidak bisa menerima pembayaran melalui kartu kredit. Tapi anda masih bisa menerima pembayaran dari sesama pengguna AlertPay. Penarikan uang tidak bisa melalui kartu kredit hanya bisa dilakukan melalui transfer bank atau cek. Sedangkan untuk account Personal Pro atau Business Anda bisa menerima pembayaran dari kartu kredit atau pun dari sesama pengguna AlertPay. Penarikan dana pun bisa dilakukan dengan kartu kredit, transfer bank, atau cek. Hal yang perlu dicermati bahwa penggunaan alertpay tidak sepopuler paypal.
3. Liberty Reserve:
Liberty Reserve merupakan salah satu e-currency yang 100% dibackup oleh U.S. dollars (untuk Account LR-USD), atau oleh Emas (untuk Account LR-gold), dll yang digunakan sebagai alat pembayaran atau alat investasi anda. Liberty Reserve ini terintegrasi dengan suatu metode pembayaran dalam bentuk rekening/account yang beroperasi secara online, Sehingga orang dapat menggunakan Liberty Reserve sebagai pengganti media pembayaran online yang dalam bentuk tunai (uang). Liberty Reserve adalah LEGAL dan memudahkan transaksi di internet.
4. Western Union:

Western Union adalah jasa pengiriman uang dari dan ke berbagai negara di dunia. Western Union menggunakan tekologi elektronik yang secara online dan real time menjangkau ke berbagai pelosok / penjuru dunia termasuk Indonesia. Jutaan orang setiap tahun menggunakan WU sebagai jasa kirim / transfer uang karena aman, mudah, cepat dan terpercaya yang telah melayani banyak negara di dunia.
Berikut ini adalah sekelumit keunggulan Western Union dibandingkan dengan jasa pengiriman uang lainnya :
1. Dalam hitungan detik uang sudah dapat diambil.
2. Tersebar di sekitar 200 negata dan 170.000 agen.
3. Aman karena dilengkapi dengan sistem yang aman .
4. Biaya pengiriman yang terjangkau.
5. Tidak perlu punya rekening bank atau punya domisili di suatu tempat.
6. Pada umumnya hanya pengirim uang yang dikenakan biaya. Penerima mungkin hanya membayar ongkos bea materai.
7. Tidak ada jumlah minimal uang yang dikirim.
5. Cek
adalah suatu cara pembayaran yang menginstruksikan suatu lembaga keuangan, misalnya bank, untuk membayar sejumlah nilai tertentu dengan mata uang tertentu dari rekening tertentu – milik pemberi instruksi – pada lembaga tersebut. Baik pihak pembayar maupun penerima pembayaran dapat berupa individu maupun badan hukum.
6. Kartu Kredit
adalah suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail) dan sistem kredit, yang namanya berasal dari kartu plastik yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dengan kartu debit di mana penerbit kartu kredit meminjamkan konsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening. Kebanyakan kartu kredit memiliki bentuk dan ukuran yang sama, seperti yang dispesifikasikan oleh standar ISO 7810.
7. Bank Lokal
Bank-bank yang bediri di Indonesia masuk dalam kategori bank lokal. BCA, dan MANDIRI, adalah beberapa bank lokal yang paling sering dipergunakan untuk transaksi online.
Untuk memudahkan anda berbelanja atau berbisnis secara e-commerce, kenali dulu beberapa startups yang dapat memfasilitasi e-payment sebagai sarana pembayaran. Beberapa start up di Indonesia yang memiliki fasilitas e-payment adalah :
1. Kaskus
Kaskus adalah salah satu forum terbesar di Indonesia yang menyediakan fasilitas e-payment gateway bernama Kaspay. Kaspay resmi diluncurkan pada ulang tahun Kaskus yang ke-10. Hingga saat ini Kaspay banyak digunakan oleh anggota forum Kaskus untuk melakukan transaksi jual beli di forum yang dikenal dengan sebutan FJB (Forum Jual Beli).
2. Tokopedia
Tokopedia merupakan start up Indonesia yang memfasilitasi kegiatan belanja online secara aman dan praktis. Pihak penjual dapat memperoleh domain khusus untuk mulai berjualan di Tokopedia. Selanjutnya, para calon pelanggan yang sudah melakukan log in di Tokopedia akan leluasa memilih produk yang diinginkan dan langsung melakukan pembayaran. Selanjutnya, pembayaran tersebut akan masuk ke akun penjual bila pelanggan sudah memberi konfirmasi penerimaan barang. Sangat aman bukan.
3. BukaLapak.com
BukaLapak.com memiliki konsep yang hampir mirip dengan Tokopedia, bedanya anda yang berniat membeli produk tidak perlu melakukan log in untuk dapat menggunakan layanan yang disediakan BukaLapak.com. Pembayaran anda akan masuk ke akun penjual bila anda sudah memberi konfirmasi penerimaan barang.
4. Doku
Sebelum berganti nama menjadi Doku, layanan e-payment yang satu ini bernama NSIApay. Doku menjadi fasilitas gateway untuk pembayaran melalui kartu kredit.
5. Ipaymu
Ipaymu merupakan salah satu fasilitas e-payment yang menawarkan banyak fitur bermanfaat seperti layanan pembayaran dengan kartu kredit, pembayaran secara online serta untuk menarik atau menyetorkan uang. Fitur yang disediakan oleh Ipaymu memberikan kemudahan bagi para pebisnis yang memiliki toko online.
Karakteristik Sistem Pembayaran Elektronik:
- Applicability: penerimaan dari user ketika menggunakan cara itu untuk membeli barang/jasa.
- Easy to use: sistem mudah digunakan oleh siapa saja.
- Security: sangat memperhatikan keamanan nilai uang. Penambahan, perubahan, dan pengurangan nilai uang harus dilindungi. Ototrisasi terhadap nilai uang hanya bisa dilakukan oleh user saja.
- Reliability: Sistem Berjalan dengan baik dan handal.
- Trust: tingkat kepercayaan terhadap kemanan uang dan informasi personal
- Scalability: sistem harus terukur dengan perubahan waktu
- Convertibility: memungkinkan dilakukan konversi uang dari satu cara ke cara lainnya termasuk poin ke uang
- Interoperability: sistem dapat dioperasikan oleh banyak penyedia layanan.
- Efficiency: biaya yang reasonable dalam menangani micro-payment.
- Anonymity: mengutamakan privasi untuk melindungi identitas user
- Traceability: memungkinkan untuk menelusuri keuangan dalam sistem dengan anonymity untuk membangun kepercayaan.
- Authorization type: walaupun secara offline atau online transaksi dapat dilakukan dengan cara yang sama.
Mekanisme pembayaran:
Pada sistem pembayaran elektronik, terdapat sejumlah faktor-faktor yang memainkan peran dalam penentuan apakah suatu metoda e-payment partikular mencapai masa kritis. Beberapa faktor tersebut meliputi:
1) Independensi, terkait dengan aplikasi dan instalasi software atau hardware untuk melakukan pembayaran
2) Interoperabilitas dan portabilitas, seluruh bentuk e-commerce dijalankan dengan menggunakan sistem spesialisasian yang terhubung dengan sistem dan aplikasi perusahaan lain.
3) Keamanan, apabila risiko pembayar (pembeli) lebih tinggi daripada risiko penerima (penjual), maka pihak pembayar tidak akan mau menerima metoda ini.
4) Anonimitas, pembayaran secara elektronik (mis. e-cash) menyediakan fitur untuk melakukan penelusuran identitas pembeli dan pola pembelia yang dilakukan.
5) Divisibilitas, secara umum, penjual menerima kartu kredit hanya untuk pembelian dengan batas minimum dan maksimum. Pembayaran dengan kartu kredit tidak dapat dilakukan apabila biaya item tersebut terlalu kecil.
6) Kemudahan dalam penggunaan
7) Fee transaksi, pada saat kartu kredit digunakan, pihak pedagang akan membayar fee transaksi hingga 3% dari harga pembelian item. Fee ini menjadi penghalang untuk mendukung pembelian yang lebih kecil dengan kartu kredit, yang menyisakan tempat untuk bentuk pembayaran alternatif.
8) Regulasi, metode pembayaran baru (mis. e-cash, e-payment, kartu kredit, dll) akan menghadapi sejumlah hambatan regulatori yang ketat.
Keuntungan Sistem Pembayaran Elektronik :
- Transaksi model ATM, yang hanya menyangkut institusi finansial dan pemegang aacount yang akan melakukan pengambilan atau mendeposit uangnya dari account masing-masing.
- Pembayaran dua pihak tanpa perantara, transaksi dilakukan langsung antara dua pihak tanpa perantara menggunakan uang nasionalnya.
- Pembayaran dengan perantaraan pihak yang ke tiga, umumnya proses pembayaran yang menyangkut debit, kredit maupun check masuk dalam kategori ini.
- Micropayment, dalam bahasa sederhananya adalah pembayaran untuk uang recehan yang kecil – kecil. Mekanisme Micropayment ini sangat penting dikembangkan karena sangat diperlukan pembayaran receh yang kecil tanpa overhead transaksi yang tinggi.
- Anonymous digital cash, uang elektronik yang dienkripsi, di dahului oleh David Chaum dengan Digicash-nya . Uang elektronik menjamin privacy dari user cash tetap terjamin sama seperti uang kertas maupun koin yang kita kenal.
Tentang Sistem Pembayaran Elektronik
Pada sistem pembayaran elektronik, terdapat sejumlah faktor-faktor yang memainkan peran dalam penentuan apakah suatu metoda e-payment partikular mencapai masa kritis. Beberapa faktor tersebut meliputi:
1) Independensi, terkait dengan aplikasi dan instalasi software atau hardware untuk melakukan pembayaran
2) Interoperabilitas dan portabilitas, seluruh bentuk e-commerce dijalankan dengan menggunakan sistem spesialisasian yang terhubung dengan sistem dan aplikasi perusahaan lain.
3) Keamanan, apabila risiko pembayar (pembeli) lebih tinggi daripada risiko penerima (penjual), maka pihak pembayar tidak akan mau menerima metoda ini.
4) Anonimitas, pembayaran secara elektronik (mis. e-cash) menyediakan fitur untuk melakukan penelusuran identitas pembeli dan pola pembelia yang dilakukan.
5) Divisibilitas, secara umum, penjual menerima kartu kredit hanya untuk pembelian dengan batas minimum dan maksimum. Pembayaran dengan kartu kredit tidak dapat dilakukan apabila biaya item tersebut terlalu kecil.
6) Kemudahan dalam penggunaan
7) Fee transaksi, pada saat kartu kredit digunakan, pihak pedagang akan membayar fee transaksi hingga 3% dari harga pembelian item. Fee ini menjadi penghalang untuk mendukung pembelian yang lebih kecil dengan kartu kredit, yang menyisakan tempat untuk bentuk pembayaran alternatif.
8) Regulasi, metode pembayaran baru (mis. e-cash, e-payment, kartu kredit, dll) akan menghadapi sejumlah hambatan regulatori yang ketat.
Keuntungan Sistem Pembayaran Elektronik :
a. Bagi konsumen :
- Informasi akun konsumen cukup dilakukan pada saat pertama kali bertransaksi Informasi pembelian disimpan di dalam server basis data perusahaan.
- Untuk berbelanja kembali, cukup dengan login (usernama & password)
- Pelaksanaan transaksi cukup dengan “klik”
- Menghemat biaya (administrasi)
- Meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan
- Konsumen cenderung untuk kembali berbelanja
Kerugian Sistem Pembayaran Elektronik
a. Bagi konsumen
- keamanan yang kurang selama bertransaksi secara online.
- Kasus pembobolan kartu kredit
- penyadapan user ID dan password merupakan beberapa bentuk kecurangan pada sistem pembayaran secara elektronik.
- pihak penjual kemungkinan akan menghadapi berbagai bentuk kecurangan transaksi.
- Penjual juga memerlukan sejumlah dana untuk memerangi berbagai bentuk kecurangan, misalnya dana untuk pengembangan tools internal, pemeriksaan staff serta jasa dan alat pihak ketiga.
Hal Penting terkait Sistem Pembayaran Elektronik:
- Gunakan virus protection software
- Pastikan bahwa pengiriman informasi credit card dilakukan melalui server yang aman. Internet browser akan memberikan “tanda” untuk suatu server yang aman (berupa: lock or key icon) Biasanya, situs yang aman menggunakan URL dengan protokol “https” (instead of “http”).
SUMBER : KLIK DISINI 1! KLIK DISINI 2 !
.
.









