- CheckFree adalah sebuah sistem pembayaran secara elektronik yang telah dikembangkan sejak 1981, sistem tersebut mempunyai sebuah pembayaran tanpa check (checkless) yang dapat digunakan dari sebuah PC.
- Verifone adalah sebuah perusahaan yang membuat sistem pembayaran secara elektronik. Mereka juga mengembangkan sistem internet bagi pembeli,retailer maupun institutsi finansial.
Kartu Pembayaran (Payment Card)
a. Kartu Kredit
Menurut Hendro Wibowo (2008), credit card atau kartu kredit adalah kartu yang dikeluarkan oleh pihak bank dan sejenisnya yang dapat digunakan oleh pembawanya untuk membeli segala keperluan dan barang – barang serta pelayanan tertentu secara hutang.Kartu kredit sudah diterima oleh umum sebagai sistem pembayaran yang nyaman dan aman. Sebagian besar bisnis online telah menggunakan sistem pembayaran dengan kartu kredit. Dengan sistem pembayaran kartu kredit, pelanggan tidak repot untuk pergi ke bank, mengantri untuk mengirim uang atau pun ke mesin ATM untuk melakukan transfer, tetapi pelanggan dapat langsung melakukan pembayaran secara online dengan kartu kredit.
Berikut adalah pihak – pihak yang terkait dengan proses bisnis kartu kredit:
- Pemilik kartu kredit/pelanggan/user. Pemilik dari kartu yang dipergunakan untuk melakukan pembelian.
- Merchant. Pihak yang menerima pembayaran dengan kartu kredit untuk produk atau jasa dari pemilik kartu kredit.
- Acquirer. Institusi finansial atau organisasi lain yang menyediakan jasa pemrosesan kartu ke merchant.
- Asosiasi kartu. Jaringan seperti VISA atau Mastercard yang berperan sebagai gateway antara acquirer dan issuer untuk mengotorisasi dan melakukan pencairan transaksi.
- Issuer. Institusi finansial atau organisasi lain yang mengeluarkan kartu kredit (card association branded) ke pemegang kartu. Issuer dari kartu ini memberikan sejumlah pinjaman ke pelanggan (user) sehingga user dapat meminjam uang untuk melakukan pembayaran ke merchant. Kartu Kredit memungkinkan pelanggan untuk menunda tagihan mereka, namun akan menambah denda yang harus mereka bayar.
- Regulator. Umumnya badan pemerintah yang mengatur regulasi proses pemerintah.
Ketika memilih pembayaran dengan kartu kredit, umumnya yg diminta adalah mengisi data berikut:
• Nama lengkap, harus sama dengan di kartu.
• 16 digit nomor kartu kredit.
• Tanggal kadaluarsa kartu kredit.
• Alamat lengkap sesuai di lembar tagihan.
• 3-4 angka terakhir di balik kartu kredit anda (CVV – Card Verification Value).
Lanjutkan proses pembayaran dengan menekan tombol ‘Confirm’ atau ‘Submit’, kemudian sistem akan melakukan pengecekan ke VISA/MasterCard (sesuai dengan jenis kartu) untuk mem-validasi kartu kredit anda. Kalau data kartu kredit sudah dianggap benar, maka tagihan akan dimasukan ke kartu kredit anda dan halaman website akan memunculkan pesan bahwa pembayaran sudah berhasil di proses.
proses singkat alur transaksi sebagai berikut :
- Nasabah melakukan transaksi di merchant (toko). Lalu kartu kredit digosok atau dicolok di mesin EDC. Data berisi informasi: nomor kartu kredit, expiry date, nama nasabah, CVC (Card Verification Code), Credit limit.
- Data nasabah kemudian mengalir ke jaringan (network) LAN yang dikelola oleh pihak ketiga, dalam hal ini vendor atau perusahaan switching (outsourcing).
- Aliran data kemudian masuk ke pusat data (data center) Bank X. Dari sini data kemudian diolah di dalam NAC (Network Access Control), Cardlink Mainframe dan MIP (Mastercard Interface Processor) /VAP (Visa Access Point).
- Setelah selesai data nasabah kemudian masuk ke network Visa/Master melalui gateway international.
- Dari jaringan Visa/Mastercard ini, data nasabah akan dipilah berdasarkan issuernya, apakah kartu tersebut kartu kredit Bank X, Citibank, Mandiri dan sebagainya.
- Kemudian proses data berulang (looping) dan apabila data nasabah valid dan outstanding kredit lancar atau mencukupi maka transaksi akan langsung diapproved oleh mesin EDC. Nasabah membawa pulang barang belanjaannya.
b. Smart Card
Smart card merupakan sebuah kartu yang memiliki perangkat chip kecil yang tertanam di dalamnya. Smart card harus dimasukkan ke smart card reader dengan koneksi langsung ke komputer. Pemindahan perintah, data, dan status kartu menggunakan kontak fisik ini.Smart card secara sederhana adalah sebuah kartu plastik yang pada umumnya seukuran kartu kredit, dan mempunyai microchip di dalamnya. Microchip tersebut dapat berupa microprocessor yang dilengkapi dengan internal memory, atau hanya berupa microchip memory saja, sehingga dapat diprogram untuk menjalankan program atau menyimpan informasi.Smart Card terdiri dari komponen utama sebagai berikut :
- Contact Disc yaitu interface yang terbuat dari logam. Biasanya berwarna keemasan, untuk komunikasi antara kartu dengan readernya, bisa enam atau delapan contact tergantung jenis kartnya.
- Chip. Terdiri dari microprecessor dan memori atau hanya memori saja
- Plastic Body. Terbuat dari bahan PVC, ABC atau polycarbonate sehingga kuat dan tahan lama.
Stored-Value Smart Cards
Chaudhury & Kuilboer (2002, p.173), Smart card sepintas terlihat sama seperti kartu kredit, tetapi smart card memiliki microchip yang ditanamkan. Smart card memiliki kepingan seperti logam yang menggambarkan perantara dengan dunia dan memory untuk menyimpan informasi dan nilai. Smart card sudah digunakan meluas di Eropa untuk beberapa tahun ini, kebanyakan untuk Stored-Value Telephone Cards. Telekomunikasi di Eropa sudah menggunakan smart card, dimana telepon umum sudah tidak menggunakan koin. Smart card juga dipergunakan secara luas di Kanadauntuk pelayanan kesehatan.
Store-Value Smart Cards memiliki jumlah fitur yang menarik.
- Mudah dibawa, dimanapun diseluruh dunia siap menerima mata uang itu.
- Aman dan tidak mudah diakses oleh orang yang bukan pengguna sebenarnya.
- Tidak mudah dipalsukan seperti kartu kredit
- dapat melakukan transaksi sekecil apapun dan telah digunakan secara luas melalui Visa Card mondex
Manfaat Smart Card
Bagi Customer
- Dapat menggantikan fungsi uang kas, buku cek dan kartu kredit untuk semua transaksi keuangan
- Peningkatan security dan lebih sederhana
- Pengurangan paperwork dan usaha record keeping
- Peningkatan kecepatan transaksi, kemudahan dan mengurangi kumpulan koin
Bagi Merchants
- Volume penjualan lbih tinggi, transaksi lebih cepat, kemudahan, pengurangan biaya, dan kemungkinan kehilangan pada transaksi lebih kecil.
Bagi Issuer
- Peningkatan jumlah pelanggan, biaya overhed lebih kecil dan kemungkinan fraud yang lebih kecil.
c. Electronic Cash
E-cash merupakan salah satu dari “electronic payment” yang sekarang ini sangat banyak digunakan. E-cash merupakan gambaran dari simbol electronik yang memiliki nilai (bit dan byte) seringkali digunakan dalam transaksi barang dan jasa. E-cash dipublikasikan oleh institusi legal, perusahaan dan organisasi. E-cash biasanya memiliki keterbatasan penerimaan (bergantung seberapa besar publisher market-nya).
Dibawah ini beberapa perusahaan yang menerbitkan e-cash:
1. Digicash : ditemukan oleh team dari veteran industri perangkat lunak dan anggota dari elite technology units of the Israeli Army.
2. Mondex : ditemukan tahun 1990, Westminster Bank di Inggris – sekarang ini telah terpisah dari mastercard.
3. Paypal : bagian dari perusahaan ebay, diintegrasikan dengan e-bay
Konsep e-Cash :
1. Konsumen membeli e-cash melaui bank
2. Bank mengirim e-cash bits kepada konsumen (setelah mengisi
3. Konsumen mengirimkan e-cash kepada penjual
4. Penjual memeriksa kebasahan dari e-cash tersebut kepada bank
5. Bank mengkonfirmasi jika e-cash tersebut masih berlaku
6. Seluruh transaksi selesai, jika penjual meberikan e-cash.
d. E-wallet
Adalah mata uang digital dan hanya bisa dicairkan melalui rekening bank atau ATM. E-Wallet merupakan dompet elektronik yang kini mulai banyak dirasakan manfaatnya oleh pengguna. E-Wallet ini mendukung penggunanya untuk melakukan transaksi melalui rekening bank. Sehingga, yang dibayarkan bukanlah berupa uang tunai, tetapi menyerupai pembayaran seperti halnya kartu kredit. Bank yang mendukung sistem E-Wallet ini harus telah mendukung sistem online dalam transaksi yang akan dijalankan oleh pembeli dan penjual. Pembayaran dilakukan dengan menyimpan nomor kartu kredit anda ke hardisk dalam kondisi terenkripsi dengan aman. Pembelian dilakukan pada situs web yang mendukung e-wallet tersebut. Pada saat tombol “pay” ditekan maka proses pembayaran melalui kartu kredit akan dilakukan transaksinya secara aman oleh server perusahaan e-wallet. Saat ini sudah sangat banyak E-Wallet yang ada di Indonesia. Salah satunya adalah BCA FLAZZ, Mandiri E-TOLL Card, Bank DKI JakCard, Telkomsel Cash (T-Cash), dan Indosat I-Pay. Dan masih banyak lagi e-wallet yang rencananya juga akan memeriahkan Uang Elektronik Indonesia. Dari segi teknologi yang diusung oleh para e-wallet ini bervariatif. Sebagian besar pemain dari Bank menggunakancontact-less module yang memudahkan pengguna e-wallet ini cukup mendekatkan kartu e-wallet mereka dengan module tersebut. Dan proses pembayaran dilakukan. Lain hal dengan T-Cash, model mereka menggunakan sistem SMS yang mereka miliki sebagai konfirmasi transaksi pembayaran. Jadi ketika bertransaksi di merchant T-Cash, pelanggan Telkomsel yang memiliki account T-Cash cukup memberikan nomor HPnya ke kasir dan kemudian kasir akan memprosesnya disystem T-Cash. Saat itu juga system T-Cash akan menginformasikan pembayaran ke nomor pelanggan tersebut melalui SMS. Sedangkan untuk I-Pay dari Indosat, mereka menggunakan web sebagai basis transaksi dan bekerja sama dengan merchant yang murni online, seperti online game, dll. Model I-Pay ini mirip dengan yang PayPal sudah jalankan sejak 1998. E-Wallet menyimpan identitas pemilik pribadi dan alamat dari kartu kredit atau e-cash atau infomrasi lainnya.
MANFAAT E-WALLET :
- Membuat belanja lebih mudah efisien.
- Mengurangi kebutuhan untuk mengulangi informasi pribadi yang diidentifikasikan kedalam formulir pembayaran
- Bekerja didalam berbagai tempat perbelanjaan yang berbeda untuk mempercepat pemeriksaan.
- Amazon.com merupakan salah satu situs penjualan pertama yang mengurangi pengisian formulir pembayaran.
e. Electronic Fund Transfer (EFT)
Electronic Funds Transfer merupakan pelayanan jasa bank dalam transfer dana dari satu account ke account lain baik dalam satu institusi bank maupun antar institusi bank lain. Semula jasa bank dengan memakai warkat (transfer secara fisik) kemudian beralih dengan menggunakan teknik elektronik. Pada dasarnya transaksi dengan menggunakan Electronic Funds Transfer berbeda dengan transaksi pembayaran secara konvensional yang dilakukan dengan menggunakan kertas (paper) maka dalam Electronic Funds Transfer transaksi pembayaran dilakukan menggunakan media elektronik yang mencakup transaksi Kartu Kredit, Automated Teller Machine (ATM) dan Transfer Dana. Semua jenis transaksi yang ada dalam EFT tersebut sudah diterapkan dalam perbankan Indonesia dan yang paling banyak digunakan dalam masyarakat selain ATM ( Automated Teller Machine ) adalah kartu kredit. Salah satu ciri Electronic Funds Transfer pada salah satu sistem pembayaran adalah dengan menggunakan kartu plastik ( credit card, debit card maupun dengan menggunakan sarana ATM)
f. E-Banking (Electronic Banking)
Dengan e-banking, pelanggan tidak perlu lagi membuang waktu untuk antri di kantor – kantor bank atau ATM, karena saat ini banyak transaksi perbankan dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja melalui jaringan elektronik, seperti internet dan handphone.
Bagi pelanggan yang telah memiliki rekening tabungan dapat mengajukan layanan e-banking yang meliputi internet banking, mobile banking, phone banking, dan sms banking.
• Internet Banking
Pelanggan dapat melakukan transaksi perbankan (financial dan nonfinancial) melalui komputer yang terhubung dengan jaringan internet bank. Jenis transaksinya antara lain: transfer dana, informasi saldo, mutasi rekening, informasi nilai tukar, pembayaran tagihan, pembelian.
• Mobile Banking
Mobile banking adalah perbankan yang dapat diakses langsung melalui telepon selular / handphone GSM (Global for Mobile Communication) denganmenggunakan SMS (Short Message Service). Jenis transaksinya antara lain: transfer dana, informasi saldo, mutasi rekening, informasi nilai tukar, pembayaran, pembelian.
• Phone Banking
Phone banking merupakan layanan yang diberikan untuk kemudahan dalam mendapatkan informasi perbankan dan untuk melakukan transaksi financial non-cash melalui telepon. Jenis transaksinya antara lain: transfer dana, informasi saldo, mutasi rekening, pembayaran, pembelian.
• SMS Banking
SMS banking merupakan layanan informasi perbankan yang dapat diakses langsung melalui telepon selular / handphone dengan menggunakan media SMS. Jenis transaksinya antara lain: transfer dana, informasi saldo, mutasi rekening, pembayaran, pembelian.
g. Micropayment
Dalam bahasa sederhananya adalah pembayaran untuk uang recehan yang kecil-kecil. Mekanisme Micropayment ini penting dikembangkan karena sangat diperlukan pembayaran receh yang kecil tanpa overhead transaksi yang tinggi.
JENIS-JENIS PEMBAYARAN ONLINE
1. Paypal:

PayPal adalah salah satu alat pembayaran (Payment procesors) yang
memakai media internet dan sudah sangat banyak digunakan serta dikenal luas.
bisa dikatakan sangat trusted / terpercaya serta aman. Paypal dipakai untuk
menerima, mentransfer dana, jual beli barang, shopping online, memberikan dan
menerima sumbangan, dan jangkauannya pun lintas negara. Siapa sih yang tidak
tahu paypal?
Semua orang yang aktif di bisnis online dan suka bertransaksi via internet
pasti paling tidak pernah mendengar paypal. Transaksi paypal sangat cepat dan
aman sehingga kita tidak perlu khawatir akan ditipu dsb karena metode
pembayaran satu ini telah berlisensi dunia. Memakai paypal tak ubahnya seperti
rekening bank, namun pencairan uang memakai rekening bank biasanya memakan
waktu lama serta dipotong biaya administrasi disana sini. PayPal mengatasi
kekurangan dalam pengiriman uang tradisional seperti Cek atau Money order.
Perlu diperhatikan, untuk mendaftar paypal anda harus memiliki kartu kredit
dulu. karena jika akun paypal tidak diverifikasi memakai kartu kredit, fiturnya
akan sangat dibatasi. Tapi kalau benar2 kesulitan untuk mendapatkan kartu
kredit, anda masih bisa menggunakan VCC (Virtual credit card) untuk
verifikasinya. Tidak mahal dengan biaya 70 ribuan rupiah anda sudah bisa
memverifikasi akun paypal anda sehingga bisa dipakai secara maksimal.
2. Alertpay:
fungsi alertpay sama dengan paypal yaitu untuk bertransaksi secara online. Bedanya, AlertPay tidak membutuhkan kartu kredit untuk verifikasi. Verifikasi dilakukan dengan menggunakan kartu identitas dan dokumen yang pernah dikirim ke alamat Anda misalnya: tagihan telepon, tagihan listrik atau yang lain. Untuk biaya pendaftaran, AlertPay tidak membebani Anda dengan biaya pendafatran alias Anda bisa daftar gratis di AlertPay.
Ada 3 jenis account yang disediakan AlertPay yaitu Personal Starter, Personal Pro dan Busines. kesemua account tersebut bisa dibuat dengan gratis. Namun Perbedaanya adalah jika Anda mendaftar untuk account AlertPay Personal Starter, Anda tidak bisa menerima pembayaran melalui kartu kredit. Tapi anda masih bisa menerima pembayaran dari sesama pengguna AlertPay. Penarikan uang tidak bisa melalui kartu kredit hanya bisa dilakukan melalui transfer bank atau cek. Sedangkan untuk account Personal Pro atau Business Anda bisa menerima pembayaran dari kartu kredit atau pun dari sesama pengguna AlertPay. Penarikan dana pun bisa dilakukan dengan kartu kredit, transfer bank, atau cek. Hal yang perlu dicermati bahwa penggunaan alertpay tidak sepopuler paypal.